Belajar dari Kasus Gisel, Kenapa Orang Suka Rekam Video Syur-nya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 00:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 612 2335864 belajar-dari-kasus-gisel-kenapa-orang-suka-rekam-video-syur-nya-gsplhs1tWm.jpg Gisella Anastasia. (Foto: Instagram)

ARTIS cantik Gisel akhirnya mengakui bahwa video syur 19 detik yang sempat viral di media sosial adalah miliknya. Kejadian itu terjadi pada 2017 di salah satu hotel di Medan, Sumatera Utara.

Sebelumnya, Gisel menampik bahwa perempuan yang ada di video adalah dirinya. Dalihnya adalah banyak perempuan yang mukanya mirip dengan dia. Tapi, di depan kepolisian, Gisel akhirnya mengakui dia pemeran video syur 19 detik tersebut.

Menjadi pertanyaan sekarang, untuk apa sih adegan syur direkam? Apalagi dalam konteks kasus Gisel ini, video syur tersebut jadi bukti perselingkuhan dia dengan pria lain saat masih berstatus istri dengan Gading Marten.

Terlepas dari kasus Gisel, Psikolog Meity Arianty mengungkapkan, ada beberapa faktor seseorang berani merekam adegan syur. Menurutnya, ada beberapa gambaran umum seseorang merekam video syur.

"Saya enggak tahu persis apa motif orang tersebut merekam adegan intim sebelum saya melihat dan memeriksa yang bersangkutan, sehingga yang saya sampaikan berikut ini baru dugaan sementara dan secara general berdasar ilmu yang saya kuasai," tegas Mei pada Okezone melalui pesan singkat, beberapa waktu lalu.

So, apa saja alasan seseorang merekam adegan syur?

Mengenang memori

Ada beberapa orang yang memang suka merekam segala kegiatannya untuk dokumentasi pribadi, sehingga suatu saat bisa dilihat kembali atau dilihat bersama pasangan. Dari sana, mereka bisa merasakan kepuasan tersendiri.

Menikmati diri sendiri

Ada beberapa orang yang melakukan hal itu karena di saat-saat tertentu, ia bisa melihat kembali video tersebut dan merasakan kepuasan saat mengingat dan menyaksikan video itu kembali.

Mendapat perhatian orang lain

Orang tersebut ingin menunjukkan ke orang lain sebagai bentuk keinginan untuk diakui, dinilai, disukai, dan diperhatikan oleh orang lain untuk memuaskan salah satu kebutuhannya.

Alasan mencari uang

Bisa juga karena sengaja melakukannya untuk materi atau mencari uang dari hasil penjualan 'video pornonya' yang artinya ini adalah suatu pekerjaan.

Mengalami penyimpangan seksual

Merekam video syur juga bisa diartikan bahwa orang tersebut mengalami penyimpangan seksual berdasarkan tujuan seksualnya di mana seseorang mendapatkan kepuasan seksual melalui media tertentu, misal dari video aktivitas seksualnya sendiri atau video porno.


Ingin dibicarakan publik

Ada juga kemungkinan orang merekam adegan syur untuk mencari perhatian dengan menyebarkan adegan intimnya agar menjadi konsumsi publik, dibicarakan, dan berharap terkenal dengan cara itu.

"Kita tahu saat ini banyak orang-orang yang sudah kehilangan akal sehatnya untuk sekedar terkenal dan mencari popularitas sehingga menghalalkan segala cara," kata Mei.

"Itu kira-kira alasan seseorang mau dan berani merekam adegan syur. Sekali lagi, saya enggak tahu untuk kasus Gisel motifnya yang mana, karena harus dilakukan pemeriksaan," tambah Mei.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini