Dimulai Januari 2021, 181,5 Juta Orang Indonesia Akan Divaksin Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 481 2336072 dimulai-januari-2021-181-5-juta-orang-indonesia-akan-divaksin-covid-19-qCRJF5VadW.jpg Ilustrasi suntik vaksin Covid-19 (Foto : Medicaldaily)

Menkes BGS memastikan bahwa vaksin yang akan diberikan tersebut sudah lolos uji klinis dan mendapat 'Emergency Use Authorization' (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pelaksanaannya juga akan menerapkan prinsip kehati-hatian dan bertahap.

"Sama dengan negara lain, tenaga kesehatan adalah prioritas utama yang akan divaksin, karena mereka adalah garda terdepan penanganan pandemi Covid-19," terang Menkes BGS.

Ia pun meyakini bahwa izin yang akan dikeluarkan BPOM adalah 'science based' yang mana dapat dipertanggung jawabkan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. "BPOM sudah bekerja sama dengan Kemenkes dan telah berkoordinasi dengan otoritas Brazil, Turki, dan China. Saya percaya BPOM bisa mengambil keputusan independen," katanya.

Selanjutnya, untuk tahap kedua akan diperuntukkan bagi 63,9 juta masyarakat rentan dan 77,4 juta masyarakat lainnya yang diberikan sesuai dengan pendekatan kluster. Tahap kedua ini rencananya akan dimulai pada April 2021 hingga Maret 2022. "Semoga rencana ini dapat berjalan lancar," harap Menkes BGS.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini