Indonesia Resmi Beli Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Novavax, Total 100 Juta Dosis

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 481 2336333 indonesia-resmi-beli-vaksin-covid-19-astrazeneca-dan-novavax-total-100-juta-dosis-coRfp0ytqV.jpg Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH Indonesia resmi membeli vaksin covid-19 dari dua produsen farmasi besar dunia yaitu AstraZeneca (Inggris) dan Novavax (Kanada). Jumlah vaksin yang dibeli mencapai 100 juta dosis atau masing-masing 50 juta dosis.

"Alhamdulillah, hari ini pemerintah menyaksikan progres yang signifikan berupa penandatanganan perjanjian pembelian vaksin covid-19 dari AstraZeneca (50 juta dosis) oleh Bio Farma dan Novovax (50 juta dosis) oleh Bio Farma," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Menkes Beberkan Vaksin Covid-19 yang Akan Beredar di Indonesia 

Pembelian dua jenis vaksin covid-19 dari dua perusahaan besar farmasi ini memberikan variasi yang cukup untuk rakyat Indonesia atas produk-produk vaksin yang nantinya digunakan kalau sudah beredar.

Info grafis vaksin covid-19. (Foto: Okezone)

"Saya merasa bahwa tahap pertama mengenai penyediaan dan persetujuan vaksin covid-19 Insya Allah bisa kami selesaikan seminggu atau dua minggu lagi sehingga kami, Kemenkes, bisa masuk ke tahap kedua yaitu bagaimana memikirkan distribusi vaksin ini ke seluruh pelosok indonesia dalam waktu yang singkat untuk bisa diberikan mulai kepada tenaga kesehatan kemudian juga kepada tenaga publik dan seluruh rakyat Indonesia," papar Menkes BGS.

Baca juga: Ampuhkah Vaksin Covid-19 yang Ada Lawan Virus Jenis Baru? 

Ia menambahkan, tahapan yang paling kompleks dari proses vaksinasi covid-19 adalah tahap terakhir yaitu penyuntikan vaksin covid-19 di seluruh titik pelayanan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kemenkes enggak mungkin bekerja sendiri, kami sangat butuh bantuan dari semua pihak. Tidak mungkin program ini sukses oleh Kemenkes sendiri, tapi kita harus melakukannya sebagai gerakan dari seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini