Ibu Hamil Boleh Pakai Skincare?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 611 2336534 ibu-hamil-boleh-pakai-skincare-ZCFbiybBz5.jpg Ibu hamil (Foto: Hindustan Times)

Siapa bilang ibu hamil dan ibu menyusui tak boleh melakukan perawatan kulit alias pakai skincare, terutama wajah? Itu tidak benar. Ibu hamil dan ibu menyusui harus tetap sehat dan cantik.

Pakar Kecantikan kulit, dr. Diah Artanti, menjelaskan bahwa ibu hamil dan menyusui harus memperhatikan kesehatan kulit karena berhubungan langsung dengan bayi. Jika abai dengan hal ini, maka ibu dan si kecil bisa mendapatkan kerugian yang sama.

 pakai skincare

Dokter Diah menyarankan untuk tetap aktif membersihkan kulit wajah dengan produk skincare yang aman, nyaman dan ramah. Yang lebih penting lagi adalah produk skincare yang digunakan sudah disertifikasi, dan jauh dari bahan berbahaya, terutama merkuri.

“Sebaiknya memilih yang bahan botanical sebab kandungan untuk produk yang glowing, yang acne, kemudian pembersih, itu sebaiknya yang kandungannya botanical. Jadi, sangat-sangat aman,” katanya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (30/12/2020).

Syarat berikutnya adalah, Anda harus memastikan skincare yang digunakanan sudah memenuhi segala aturan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), yang tentu sudah melewati fase uji klinis.

Anda tak disarankan memakai produk yang belum teregistrasi oleh BPOM, karena standar ini memberikan garansi keamanan untuk kulit dalam jangka panjang.

“Sebaiknya, kalau ingin menggunakan produk-produk skincare di luar itu pertama kita harus cek dulu, dia sudah ada sertifikasinya atau belum. Nomor regristasi BPOM-nya sudah tercantum apa belum. Jadi kalau sudah ada register dari BPOM, itu berarti semua itu sudah aman. Jadi memang sudah melewati fase uji klinis dan uji cobanya di laboratorium yang sudah standar dari BPOM. Itu berarti sudah aman,” sambungnya.

Salah satu kandungan kimia berbahaya pada produk perawatan kulit adalah merkuri, yang secara jangka pendek membuat kulit cepat memutih dan lebih glowing, yang ternyata itu merusak komposisi kulit dengan sangat berbahaya.

“Produk yang ada kandungan merkurinya itu sudah pasti tidak akan lewat registrasi BPOM. Karena dari BPOM sendiri itu ketat banget. Bahkan dari produk-produk yang dari luar saja itu tidak semua itu bisa di-BPOM-kan. Jadi kalau ada registrasi BPOM-nya semuanya sudah pasti aman,” kata Dokter Diah.

Untuk pemakaian produk skincare, Dokter Diah menyarankan mencari tahu terlebih dahulu jenis kulit Anda. Rata-rata kulit-kulit orang Asia cenderung berminyak atau cenderung kering, hingga normal berminyak, atau normal cenderung kering.

Jika Anda sudah memastikannya, Anda bisa memilih produk-produk skincare yang memang cocok untuk wajahmu. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Karena Anda bisa mendapatkan efektifitas kandungan sebuah produk pada kulit wajah.

 Baca juga: WHO Peringatkan Ancaman Pandemi yang Lebih Buruk di Masa Depan

“Pemakaian produk itu otomatis akan efektif ke kulit kita walaupun misalnya bahan-bahan kandungannya itu lebih banyak botanical, atau bahan-bahannya itu kandungannya dari bunga atau herbal. Pasti itu efektifitasnya sudah bagus, karena kita sudah sesuai penggunaannya,” katanya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini