Mengenal Mikrobioma, Bakteri Baik yang Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 31 Desember 2020 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 481 2336720 mengenal-mikrobioma-bakteri-baik-yang-bermanfaat-untuk-kesehatan-kulit-vmIofKI17d.jpg Ilustrasi mikrobioma si bakteri baik. (Foto: RT)

PERMUKAAN kulit merupakan rumah bagi sejumlah besar dan beragam mikroorganisme. Ini hanya dapat dilihat melalui mikroskop, dan secara kolektif disebut sebagai mikrobioma kulit.

Sebagian besar mikrobioma (microbiome) ini meliputi bakteri, jamur, protozoa, dan lainnya. Tapi jangan khawatir, sebab keberadaannya tidak membahayakan, bahkan banyak manfaatnya. Maka itu, mikrobioma dinilai sebagai bakteri baik.

Baca juga: Indonesia Dianggap Salah Beli Vaksin, Bagaimana Komentar Dokter? 

"Mereka membantu melindungi kita dari kuman berbahaya dari lingkungan dengan bertindak sebagai penghalang antara kulit kita dan dunia luar," kata Dr Georgios Stamatas, Research Associate Director and Fellow Global Consumer R&D at J&J, seperti dikutip dari laman Times of India.

Ia mengatakan, mikrobioma ada sejak bayi baru dilahirkan dan terus berkembang seiring waktu. Sebuah studi internasional tentang mikrobioma kulit anak-anak telah menunjukkan bahwa keragaman mikroba di semua lokasi tubuh meningkat selama 10 tahun pertama kehidupan, terutama pada wajah.

Hal ini juga menunjukkan bahwa komposisi bakteri wajah anak usia 10 tahun sangat terkait dengan cara persalinan saat lahir menunjukkan faktor ibu mungkin berperan penting dalam pembentukan mikrobioma anak.

Baca juga: Efektivitasnya Rendah, Kenapa Vaksin Sinovac Paling Banyak Dipesan Indonesia? 

Namun apabila perawatan kulit yang diberikan tidak tepat, maka akan menimbulkan beberapa jenis penyakit kulit. Salah satunya adalah eksim. Hal ini dikaitkan dengan perubahan mikrobioma kulit dan ketidakseimbangan bakteri sehat berperan dalam kondisi kulit tertentu.

"Kita perlu memastikan bahwa produk yang digunakan sejak lahir dan seterusnya tidak keras bagi mikrobioma kulit melainkan mendukung, jika tidak meningkatkan, ekosistem mikrobioma dan perkembangannya yang sehat. Menggunakan praktik perawatan kulit yang tepat, produk, dan rutinitas berpotensi membantu mencegah timbulnya masalah kulit dan membantu dalam manajemen harian mereka jika terjadi," terangnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini