7 Alasan Orang Suka Menunda Pekerjaan

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 03 Januari 2021 08:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 03 612 2337872 7-alasan-orang-suka-menunda-pekerjaan-bNcU0DUEaL.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENUNDA-NUNDA pekerjaan merupakan kebiasaan umum yang dilakukan bamyak orang. Tapi mengapa begitu sering untuk dilakukan dan sulit untuk menghindari kebiasaan kurang baik ini ya?

Sebenarnya, ada dua tipe penundaan, yaitu aktif dan pasif. Penunda yang aktif cenderung memiliki hasil pekerjaan yang positif. Mereka sengaja memutuskan untuk menunda karena mereka tahu akan kemampuannya untuk bekerja lebih baik di bawah tekanan. 

Sementara penunda pasif sebaliknya, mereka cenderung memiliki hasil pekerjaan yang negatif . Ini karena mereka dikuasai rasa keraguan dan kurang percaya diri.

Untuk mengetahui alasan umumnya kenapa kebanyakan orang masih suka menunda-nunda pekerjaan, simaklah daftarnya berikut ini menurut Lifehack.

Rasa ingin mengotrol segalanya

Menunda-nunda menunjukkan seseorang memegang kendali atas apa yang perlu dikerjakan. Meskipun awalnya merasa bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut, tapi kemungkinan ini bisa berubah seiring berjalannya waktu yang semakin sempit. Sehingga hasilnya tidak maksimal. 

Jika kebiasaan ini mulai membawa masalah, cobalah untuk mempercayai diri sendiri dan orang lain. Tidak ada salahnya meminta bantuan saat benar-benar membutuhkannya.

Stres kerja

Menganggap sebagai pekerjaan yang besar

Jika pandangan sudah begini, saat diberi tugas apapun seseorang pasti akan merasa kewalahan. Sehingga menimbulkan keinginan untuk menghindari pekerjaan tersebut. 

Untuk membuatnya terasa lebih mudah, pecahkanlah tugasnya menjadi bagian-bagian kecil yang sederhana. Setelah selesai satu per satu, susunlah semuanya. Ini akan membantu mengurangi stres dan menyelesaikan tugasnya lebih cepat.

Perfeksionis

Menjadi perfeksionis bukanlah hal yang buruk. Tapi tak jarang membuat orang menjadi menunda-nunda pekerjaannya karena khawatir hasilnya tidak sempurna. Tidak heran ada penelitian yang menunjukkan bahwa seorang perfeksionis memiliki kecenderungan untuk menunda-nunda.

Takut gagal

Menurut Journal of Social Sciences & Humanities, “Sebagian besar alasan menunda-nunda adalah terkait dengan takut akan kegagalan. Sama kaitannya dengan kecemasan kinerja, perfeksionisme, dan kurang percaya diri”. Faktanya, akan lebih baik untuk mencoba daripada tidak sama sekali.

Meremehkan komitmen waktu

Saat diberikan tenggat waktu yang cukup lama, biasanya orang akan cenderung menunda. Ini tidak akan masalah jika dia bisa memperkirakan jadwal penyelesaian tugas tepat waktu. 

Tapi berbeda saat meremehkan komitmen waktunya, dia akan mengalami kesulitan dan tekanan saat menyelesaikannya.

Mengandalkan waktu yang mepet

Ini mungkin akan berhasil di orang-orang yang memang mampu bekerja di bawah tekanan dalam mengerjakan tugas di waktu yang mepet. Tapi jika bukan dari golongannya, ini akan berakibat pada kualitas kinerja. 

Sebaiknya saat berniat untuk mengerjakan tugas di detik-detik terakhir, berikan juga pengertian yang cukup untuk diri sendiri agar melakukannya dengan baik.

Malas

Ini bisa berarti kurangnya motivasi untuk mengerjakan sesuatu. Memang tidak selalu buruk karena semua orang berhak untuk bermalas-malasan. Tapi jangan biarkan perilaku kurang baik ini menjadi kebiasaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini