Yuk, Belajar Bagaimana Vaksin Covid-19 Bekerja di Tubuh Kita

Antara, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 481 2338540 yuk-belajar-bagaimana-vaksin-covid-19-bekerja-di-tubuh-kita-E8FQfDjGaT.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH telah memulai distribusi vaksin Covid-19 ke 34 provinsi. Nantinya, vaksin tersebut akan didstribusikan oleh PT Biofarma, setelah mendapatkan izin dari Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM).

Tapi, belum juga vaksin Covid-19 beredar sudah banyak hoax menyebar. Akibatnya, masyarakat pun menjadi khawatir bagaimana keamanan dari vaksin Covid-19. Lantas, bagaimana sih vaksin Covid-19 bekerja di tubuh kita?

Vaksinolog dan spesialis penyakit dalam dr. Dirga Sakti Rambe menjelaskan bahwa komponen virus yang ada di dalam vaksin membantu tubuh untuk membentuk kekebalan terhadap penyakit, termasuk dalam vaksin Covid-19.

"Saat vaksin Covid-19 disuntikkan, maka tubuh akan mengenali ada komponen virus yang disuntikkan ke kita. Komponen virus ya, bukan virusnya," kata dr. Dirga ketika dihubungi lewat aplikasi pesan di Jakarta pada Senin.

Tubuh yang telah disuntikkan vaksin itum kemudian akan membentuk antibodi yang berfungsi sebagai "pasukan" yang melawan virus Covid-19.

Dokter yang bertugas di RS Omni Pulomas tersebut menjelaskan, tubuh akan membentuk sel memori yang punya kemampuan mengingat sehingga pada saat setelah divaksin orang terpapar virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19, maka antibodi akan langsung diproduksi.

"Inilah keunggulan vaksin dibandingkan upaya metode pencegahan, dapat memberikan perlindungan yang sifatnya spesifik di mana antibodinya spesifik terbentuk terhadap Covid-19," tegasnya.

Dia menambahkan, kekebalan tidak akan langsung ada ketika vaksin selesai disuntikkan. Karena kekebalan baru terbentuk 10-14 hari setelah suntikannya lengkap, di mana terkait vaksin Covid-19 membutuhkan dua dosis.

Sebelumnya, pemerintah telah merencanakan vaksinasi yang akan dilakukan selama 15 bulan dimulai pada Januari 2021 hingga Maret 2022.

Menurut rencana tersebut, gelombang pertama vaksinasi akan dilakukan dalam periode Januari-April 2021 terhadap 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta petugas pelayanan publik, dan 21,5 juta lansia.

Gelombang kedua sendiri rencananya akan dilakukan pada April 2021-Maret 2022 dengan pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap 181,5 juta orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini