Kulit Sensitif? 4 Kesalahan Umum Kecantikan yang Harus Dihindari

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 611 2338588 kulit-sensitif-4-kesalahan-umum-kecantikan-yang-harus-dihindari-rPpyTFhsZt.jpg Merawat kulit (Foto: The Healthy Cells Chicks)

Kulit sensitif akan mengalamikemerahan, perih, terbakar, atau gatal jika menggunakan produk yang salah. Ini cukup terasa menyakitkan.

"Orang dengan kulit sensitif, sel kulitnya tidak dapat menahan kelembaban sebaik yang seharusnya", kata Dr. Fine. Saat kehilangan banyak kelembaban, kulit dengan mudah mengering dan menjadi lebih reaktif terhadap produk.

Sistem kekebalan tubuh memiliki peran terhadap peradangan. Termasuk jika terjadi rosacea, ditandai dengan kulit yang sangat sensitif. Faktor lingkungan dapat memicu rosacea flare-up, seperti termasuk panas, paparan sinar matahari, makanan pedas, dan produk perawatan kulit, menurut National Rosacea Society.

Berikut 4 kesalahan umum yang dilakukan pada kulit sensitif berdasarkan saran dokter kulit yang dilansir dari Every Day Health.

 merawat wajah

1. Membersihkan wajah dengan scrub

Saat membersihkan wajah usahakan secara lembut. Jangan menggunakan pembersih eksfoliasi terlalu berlebihan untuk kulit sensitif. Misalnya, pembersih dengan scrub wajah yang terbuat dari butiran. Bahan untuk scrub ini dapat membuat kulit mengelupas, seperti asam alfa hidroksi, seperti asam glikolat, dan eksfoliator fisik, seperti scrub wajah yang terbuat dari butiran.

“Untuk menghilangkan keriput atau jerawat, terkadang kita merasa menggosok adalah solusi terbaik, tetapi pengelupasan berlebihan akan mengganggu pelindung kulit dan memperburuknya,” kata Mona Gohara, MD, dokter kulit bersertifikat yang berbasis di Branford, Connecticut. Mencuci wajah dengan pembersih berbahan dasar sabun juga akan mengganggu pelindung kulit dan mengiritasi kulit sensitif, katanya.

Solusinya, gunakan pembersih non-sabun dan bebas pewangi. Pilihlah produl dengan label netral, tanpa sabun, hipoalergenik, lembut, atau kulit sensitif.

 

2. Produk retinoid

Retinoid merupakan turunan dari vitamin A yang dianggap sebagai bahan perawatan kulit sempurna. Skincare dengan bahan retinoid dapat meningkatkan pergantian sel kulit dan merangsang produksi kolagen sehingga kulit tampak cerah dan mengurangi munculnya kerutan, menurut penelitian.

"Namun, efek samping dari bahan ini, yaitu kulit kemerahan dan mengelupas. Hal itu terjadi di awal perawatan karena kulit mengalami peningkatan pergantian kulit dan belum terbiasa," kata Dr. Gohara.

3. Menggunakan jenis tabir surya yang salah

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), pada umumnya menggunakan tabir surya SPF 30 setiap hari saat hujan atau cerah untuk melindungi kulit dari sengatan matahari, kanker kulit, dan penuaan dini.

Idealnya untuk kulit sensitif gunakan berbahan zinc oxide atau titanium dioxide daripada tabir surya kimiawi. "Bahan mineral ini cenderung tidak terlalu mengiritasi dan kurang reaktif untuk jenis kulit sensitif," kata Fine. Oleh karena itu hindari pakai tabir surya yang salah.

 

4. Terlalu banyak pakai produk skincare

Membeli produk baru akibat iklan di media sosial atau membuat masker sendiri di rumah hanya dapat memperparah kemerahan kulit.

Masalahnya ada dua Pertama, semakin banyak produk yang Anda gunakan, semakin banyak jumlah bahan yang ada, dan semakin besar kemungkinan menyebabkan reaksi pada kulit sensitif, kata Fine.

Kedua, banyak orang menggunakan krim yang mereka anggap sebagai pelembab, tetapi sebenarnya memiliki bahan aktif di dalamnya seperti retinol atau asam alfa hidroksi. Cari kata-kata seperti retinol, retinaldehyde, atau glycolic, lactic, atau mandelic acids, "katanya.

Oleh karena itu, mungkin saja Anda menggunakan dua krim dengan bahan anti penuaan, dan lapisan ganda itu dapat menyebabkan iritasi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini