Begini Penampakan Desa Khusus untuk Kaum Hawa

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 612 2339195 begini-penampakan-desa-khusus-untuk-kaum-hawa-95DKVdhaLb.jpg Desa Umoja (Foto: PA)

Tahukah Anda kalau ada suatu wilayah di bumi ini yang secara khusus hanya dihuni oleh kaum hawa, tanpa ada laki-laki satu orang pun? Ya, wilayah tersebut bernama Umoja, desa di Kenya, Afrika yang didirikan pada tahun 1990 oleh Rebecca Lolosoli.

Ide untuk membangun desa khusus hanya dihuni oleh kaum hawa ini, ia dapatkan, saat dirawat di rumah sakit setelah mengalami penganiayaan oleh sekelompok pria. Rebecca diketahui dipukuli, sebagai konsekuensi atas perbuatannya karena berani menyuarakan soal hak-hak perempuan kepada sesama perempuan lainnya yang ada di desanya.

 warga Umoja

Bersama 14 orang perempuan lainnya yang juga merupakan korban pemerkosaan, Rebecca mendirikan Desa Umoja kala itu. Meskipun mereka menerima banyak penolakan dari pria terdekat untuk desa khusus wanita mereka, akhirnya mereka dapat menjadikannya tempat yang aman bagi wanita dan anak-anak.

Desa ini tak hanya menerima anak-anak dari Umoja, tapi juga menyambut anak-anak dari wilayah lain. Sudah berjalan selama kurang lebih 30 tahun, Desa Umoja sekarang menyambut para perempuan yang melarikan diri dari pernikahan anak, mutilasi alat kelamin perempuan (FGM), serta dari tindak pemerkosaan dan kekerasan dalam rumah tangga.

Dari laporan The Guardian, tercatat di tahun 2015 terdapat sebanyak 47 orang perempuan dewasa dan 200 anak yang tinggal dan hidup di Desa Umoja. Untuk perekonomian, dari video yang disiarkan oleh TikToker @themelomoon, para perempuan di Desa Umoja menjual perhiasan buatan tangan di pinggir jalan sampai cukup untuk membangun sekolah.

Penghasilan lainnya juga didapatkan dari biaya masuk ke Umoja, yang diberlakukan untuk para turis yang berkunjung serta mengelola lokasi perkemahan untuk para wisatawan.

Salah satu penduduk Desa Umoja, Nagusi menyebutkan dengan tinggal di desa ini, cara pandangnya dan pemikirannya menjadi terbuka. Ia jadi tahu bahwa perempuan juga bisa mandiri dan menghasilkan uang.

Baca juga: Pramugari Cantik Tewas di Kamar Mandi Hotel Usai Rayakan Tahun Baru

“Saya telah belajar melakukan banyak hal di sini, yang mana biasanya dilarang dilakukan oleh wanita. Saya bisa menghasilkan uang sendiri, dan ketika seorang turis membeli beberapa kerajinan manik-manik buatanku, saya merasa sangat bangga,” ujar Nagusi, seperti dikutip Unilad, Selasa (5/1/2021).

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini