Kurangi Makan Daging Merah, Ini 8 Keuntungan yang Didapat

Uthari Handayani, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 298 2339846 kurangi-makan-daging-merah-ini-8-keuntungan-yang-didapat-OMkulBtho1.jpg Daging merah. (Foto: Timolina/Freepik)

DAGING merah merupakan sumber protein dan lemak yang baik bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh. Bagi sebagian orang, mungkin ini adalah makanan favorit atau bahkan bagian dari gaya hidup sehingga tidak bisa terlewatkan.

Tapi pastinya jika berlebihan memakan daging merah menimbulkan sesuatu yang tidak baik. Termasuk jika memakan daging merah tidak dibarengi nutrisi seimbang dan olahraga.

Baca juga: Unik! Pria Ini Dibayar karena Tidak Melakukan Apa pun 

Maka itu, pertimbangkan mengurangi jumlah konsumsi daging merah atau berhenti dulu secara total.

Mengubah pola makan dengan tidak memasukkan daging merah ke menu makanan tidak saja bisa menurunkan berat badan, masih ada keuntungan lain yang bisa didapatkan. Apa saja? Berikut ini di antaranya, seperti dikutip dari The Healthy, Rabu (6/1/2021).

Daging merah. (Foto: Freepik)

1. Turunkan berat badan

Daging merah memang diketahui padat akan kalori. Menurut Dokter Sally Warren, naturopath tradisional di Metro Integrative Pharmacy, "Sebagian besar porsi daging melebihi kebutuhan protein harian. Sebanyak 3 ons sapi bisa memiliki sekira 170 kalori, sehingga memutuskan berhenti makan daging merah ada kemungkinan berat badan akan turun."

2. Tingkat asam berkurang

Daging merah menghasilkan muatan asam tinggi untuk diserap dan dinetralkan oleh tubuh. "Keasaman tinggi dalam tubuh menciptakan bibit penyakit," jelas dr Warren.

Dikarenakan tubuh yang sehat membutuhkan keseimbangan pH yang baik, maka dari itu penting untuk menjaganya dengan mengurangi konsumsi daging merah.

Baca juga: Tips Ampuh Jaga Kesegaran Buah dan Sayuran untuk Waktu Lama 

3. Merasa tidak terlalu kembung

Daging merah akan lebih lama dicerna daripada makanan lain, itu mengapa akan terjadi sembelit, sakit perut, dan kembung. Kembung masih akan terjadi saat mengonsumsi makanan kaya serat yang lebih sehat. Tapi justru akan membawa bakteri baik yang dapat menurunkan peradangan sehingga perut menjadi tidak terlalu kembung.

4. Kulit akan membaik

Memiliki kulit bersih tidak saja perlu dirawat dari luar, tapi juga dalam. Mengganti peran daging merah dalam porsi makanan sehari-hari dengan sayuran atau buah yang mengandung vitamin A, C, dan E dapat melawan radikal bebas penyebab noda.

5. Memungkinkan turunnya kadar kolesterol

Jumlah lemak jenuh pada daging merah berkaitan dengan kadar kolesterol yang lebih tinggi. The American Heart Association merekomendasikan tidak memakan makanan berlemak jenuh lebih dari 5 sampai 6 persen dari kalori harian.

"Keseimbangan ini mengurangi risiko kolesterol tinggi yang dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri," jelas dr Warren.

6. Mengurangi risiko kanker tertentu

WHO mengklasifikasikan bahwa daging merah sebagai kemungkinan karsinogen yang berarti dapat menyebabkan kanker, terutama kanker usus besar. Memasakan daging merah pada suhu tinggi memicu produksi beberapa senyawa yang dapat menyebabkan kanker usus pada orang dengan kecenderungan genetik.

Baca juga: Daftar Makanan yang Boleh Dikonsumsi Sebelum Tidur atau ketika Kerja Malam 

7. Mengurangi risiko penyakit serius

"Daging merah mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, obesitas, dan diabetes. Sehingga, berhenti makan daging merah bisa mengurangi risiko penyakit-penyakit tersebut," kata dr Warren.

8. Memiliki lebih banyak energy

Dokter Warren mengatakan, "Manusia membutuhkan jantung, sistem pencernaan, dan pikiran yang sehat untuk mendapatkan energi yang baik."

Mengganti daging merah dengan makanan yang lebih sehat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, buah, dan sayuran dapat menghasilkan tingkat energi yang lebih tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini