Ini 6 Makanan yang Bisa Memperlambat Penuaan, Tertarik Coba?

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 298 2339871 ini-6-makanan-yang-bisa-memperlambat-penuaan-tertarik-coba-WG67hh5EsM.jpg Jeruk ternyata bisa memperlambat penuaan dalam diri manusia. (Foto: Azerbaijan Stockers/Freepik)

TERNYATA ada makanan yang bisa memperlambat penuaan dalam diri seseorang. Makanan itu tentunya harus yang sehat dan memberikan banyak nutrisi.

Tidak hanya makanan sehat, pola hidup juga dapat menjadi faktor yang bisa memperlambat penuaan di tubuh. Misalnya rajin berolahraga atau tidur dengan cukup.

Baca juga: Kapan Seseorang Disebut Lansia? 

Sementara untuk makanan, pilihlah buah-buahan atau sayuran yang segar dan dalam kondisi baik. Ini juga menentukan manfaat yang bisa didapat tubuh.

Mengutip dari Medical News Today, Rabu (6/1/2021), berikut ini beberapa makanan terbaik bisa memperlambat proses penuaan dalam diri manusia.

1. Kedelai

Edamame atau kedelai segar telah menjadi makanan pokok Asia selama beberapa generasi tetapi mereka juga mendapatkan popularitas di Negara Barat akhir-akhir ini. Kedelai sering dijual dalam kemasan makanan ringan, juga beberapa ditambahkan ke berbagai macam hidangan seperti sup hingga makanan berbahan dasar nasi yang disajikan setelah dimasak dan dibumbui.

Kacang kaya akan isoflavon, sejenis fitoestrogen yang terdapat pada tumbuhan ini. Isoflavon diketahui memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, antikanker, dan antimikroba.

Susu kedelai.

2. Tahu

Tahu sekilas mirip keju putih. Makanan yang terbuat dari fermentasi kedelai ini telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan karena alasan yang sama. Tahu sering ditemukan dimasak dalam hidangan khas Asia Timur; bisa digoreng, dipanggang, atau direbus (misalnya, dalam sup).

Sebagai produk kedelai, tahu kaya akan isoflavon yang merupakan sumber protein terbaik dan mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh kita untuk mensintesis protein.

Selain itu, tahu juga kaya akan mineral yang dibutuhkan tubuh kita untuk menjaga gigi dan tulang kita kuat dan sehat serta memperoleh energi. Tahu merupakan sumber kalsium, zat besi, mangan, selenium, fosfor, magnesium, seng, dan lainnya.

Beberapa spesialis juga berpendapat, tahu dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Jadi memasukkannya ke menu makanan dapat membantu mencegah makan yang berlebihan.

Baca juga: Tak Cuma Keriput, Ini 5 Tanda jika Usia Semakin Menua 

3. Wortel

Bahan kuliner umum ini direkomendasikan karena kandungan beta-karotennya yang tinggi, pigmen, dan karotenoid yang memberi warna jingga pada sayuran ini. Beta-karoten dapat diubah oleh tubuh kita menjadi vitamin A yang menurut National Institutes of Health (NIH) terlibat dalam fungsi kekebalan, penglihatan, reproduksi, dan komunikasi seluler.

Tubuh mausia tidak dapat memproduksi vitamin A sendiri, jadi harus berasal dari makanan. Pigmen ini juga merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan akibat penuaan akibat radikal bebas.

Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa makanan yang kaya karotenoid atau wortel, dapat melindungi dari degenerasi makula terkait usia hingga kerusakan penglihatan yang disebabkan oleh penuaan.

4. Sayur hasil penyilangan

Jenis makanan penting lainnya adalah sayuran silangan atau dikenal sebagai "sayuran Brassica", yang mencakup beragam makanan hijau, seperti brokoli, kubis Brussel, kembang kol, bok choy, lobak, dan kangkung. Sayuran ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat kaya, termasuk banyak vitamin (C, E, K, dan folat), mineral (kalium, kalsium, dan selenium), dan karotenoid (lutein, beta-karoten, dan zeaxanthin).

Sayuran ini juga mengandung glukosinolat, zat yang memberi sayuran ini rasa khas yang menyengat. Zat-zat ini terbukti membawa beragam manfaat kesehatan.

Beberapa glukosinolat tampaknya mengatur stres tubuh dan respons peradangan. Mereka memiliki sifat antimikroba, bahkan beberapa dari mereka sedang diselidiki untuk potensi antikankernya.

Baca juga: Selain Diabetes, Hobi Minum Alkohol Bisa Bikin Wajah Keriput 

Ikan salmon. (Foto: Racool Studio/Freepik)

5. Ikan salmon

Studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi daging atau terlalu kebanyakan daging merah bisa berbahaya bagi kesehatan kita dalam jangka panjang. Alternatif protein yang baik dalam hal ini adalah ikan, dan salah satunya adalah salmon yang mana memberi banyak manfaat.

Salmon diperkaya dengan protein dan juga mengandung banyak asam lemak omega-3, yang bermanfaat untuk penglihatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa omega-3 melindungi dari sindrom mata kering, yang ditandai dengan lubrikasi mata yang tidak memadai dan dapat menyebabkan nyeri dan penglihatan kabur.

Selain itu, asam lemak omega-3 telah dikaitkan dengan kesehatan otak, bahkan penelitian menunjukkan bahwa mereka dapat mencegah penurunan kognitif yang terkait dengan penuaan.

6. Buah jeruk

Kemudian yang terakhir adalah buah jeruk. Jeruk merupakan salah satu makanan untuk diet sehat yang termasuk dalam sejumlah buah-buahan yang sekarang tersedia di seluruh dunia, seperti jeruk bali, lemon, limau, clementine, mandarin, dan jeruk keprok.

Sejak lama, buah jeruk telah direkomendasikan oleh ahli gizi karena kandungan vitamin C yang tinggi, yang memiliki sifat antioksidan, dan membawa beragam manfaat kesehatan, termasuk untuk mengurangi kerusakan inflamasi, dan untuk menghindari infeksi. Namun, para ahli menunjukkan bahwa jenis buah ini lebih dari sekedar vitamin C dalam kandungan nutrisinya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa flavonoid, di mana buah jeruk sangat kaya akan vitamin yang dapat mencegah atau menunda penyakit kronis yang disebabkan oleh obesitas. Flavonoid juga telah mendapatkan banyak perhatian ilmiah karena potensi anti-kankernya, dan konsumsi buah jeruk yang kaya flavonoid telah dikaitkan dengan umur yang panjang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini