Olahraga Sepeda Statis vs Bersepeda di Jalanan, Mana Lebih Sehat?

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 01:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 481 2339535 olahraga-sepeda-statis-vs-bersepeda-di-jalanan-mana-lebih-sehat-RWjH9d9uFB.jpg Olahraga sepeda statis di dalam ruangan. (Foto: Pressfoto/Freepik)

AKHIR-akhir ini banyak orang giat melakukan olahraga untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tidak sedikit juga yang akhirnya memilih olahraga sepeda.

Namun, tidak semua orang memilih bersepeda di jalanan luar rumah. Ada yang memutuskan menaiki sepeda statis dan mulai berolahraga di dalam rumah.

Tapi, pernahkan Anda berpikir mana yang lebih bagus untuk kesehatan dan meningkatkan kebugaran di masa pandemi covid-19 ini. Apakah menaiki sepeda statis atau bersepeda di jalanan?

Mengutip dari Icebike, Rabu (6/1/2021), berikut ini perbandingan antara sepeda statis dan bersepeda di jalanan yang mungkin perlu Anda ketahui.

Baca juga: Bersepeda Bareng dan Tetap Aman di Masa Pandemi, Begini Caranya 

Mana Paling Menyehatkan?

Sepeda statis bagus untuk olahraga, asalkan difokuskan hanya pada kaki Anda. Inti dari sepeda statis adalah menjadikannya latihan yang keras dan intens untuk paha dan bokong. Anda tidak akan mendapatkan banyak latihan tubuh bagian atas dan Anda juga harus memikirkan tentang latihan lainnya, karena hanya memiliki kaki yang kencang saja tidak akan cukup.

Sepeda nonstatis di jalanan berdampak pada setiap bagian tubuh Anda dalam berolahraga. Sementara kaki memainkan peran terbesar dalam hal ini. Seluruh tubuh akan terlatih karena Anda menggunakannya untuk menjaga keseimbangan, merampingkan diri, dan berdiri atau duduk untuk menambah atau mengurangi kecepatan. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan latihan mental yang semuanya bagus untuk meningkatkan konsumsi kalori.

Baca juga: Tak Pede dengan Bekas Luka Bakar? Sembunyikan Saja dengan Riasan

Mana Lebih Membosankan?

Pada olahraga sepeda statis kemungkinan jatuh sangat sedikit dari yang Anda kira. Sangat mudah untuk merasa cepat lelah saat bersepeda di dalam ruangan daripada di jalanan.

Mungkin Anda akan berpikir untuk mengurangi latihan ini karena hal tersebut, tapi percayalah, itu hanyalah pikiran jahat yang ada di dalam otak Anda. Kemungkinan Anda merasa cepat lelah karena lingkungan monoton yang membuat Anda merasa jenuh dan kehilangan semangat.

Berbeda dengan mengendarai sepeda sungguhan, meskipun latihannya sama (dan terkadang lebih), Anda akan mendapatkan pemandangan yang membuat merasa lebih hidup dalam kehidupan dibanding di dalam ruangan. Ketika bersepeda di luar ruangan, Anda juga bisa mendapatkan banyak hal lainnya seperti medan yang dilalui, cuaca, serta lingkungan.

Mana Lebih Nyaman?

Dalam hal kenyamanan, jok sepeda merupakan hal terpenting. Meskipun cukup sepele, terkadang jok yang terdapat pada sepeda statis sangat kurang nyaman.

Tidak hanya itu, jok sepeda statis juga tidak bisa diganti dengan model yang lebih nyaman. Faktanya berolahraga dengan sepeda statis dapat menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh jika dilakukan terlalu sering dalam waktu yang lama. Kebiasaan mencondongkan tubuh ke depan karena kursi ini juga bisa memberi tekanan pada punggung.

Berbeda dengan sepeda nonstatis yakni memiliki kursi yang mudah diganti. Kemudahan penyesuaian ini membuat Anda dapat mengendarainya lebih lama tanpa banyak ketidaknyamanan, sehingga latihan tetap bisa berjalan dengan baik.

Olahraga bersepeda

Baca juga: Deretan Sepeda Paling Mahal di Dunia, Ada yang Dilapisi Emas hingga Berlian 

Mana Lebih Mudah Pengaturannya?

Sepeda statis cukup sering digunakan oleh banyak orang demi menjaga kesehatan tubuh. Dengan modelnya yang cukup bervariasi, sepeda ini cocok untuk latihan di dalam ruangan sehingga tidak perlu repot-repot keluar rumah apalagi jika cuaca sedang kurang bagus.

Bukan hanya itu, sepeda statis juga sangat mudah untuk dirakit serta diatur ulang. Hal seperti ini akan memudahkan Anda untuk berolahraga tanpa harus ribet.

Meskipun sepeda statis bagus untuk meningkatkan stamina, sepeda tersebut tidak seefektif sepeda sungguhan jika Anda menggunakan sepeda sungguhan untuk rutinitas pelatihan hardcore yang tepat. Peningkatan stamina akan lebih baik jika dilakukan di berbagai macam rintangan.

Meski begitu, sepeda nonstatis mempunyai risiko jatuh yang lebih tinggi dibanding sepeda statis, bahkan jika Anda ingin mengatur sepeda supaya lebih mudah atau sesuai dengan kondisi, memerlukan alat-alat khusus serta perlengkapan penunjang lainnya. Intinya Anda harus bersedia untuk lebih bersusah payah.

Mana Lebih Mahal?

Harga sepeda statis terkadang jauh lebih mahal daripada sepeda non statis atau sepeda gunung standar. Mekanisme penstabilan dengan perangkat pemantauan kinerja dan perangkat lunak yang mereka butuhkan dapat menghabiskan biaya yang cukup mahal.

Namun semua itu dibutuhkan untuk memberikan fasilitas yang serba mudah bagi Anda untuk berolahraga. Anda tidak perlu repot membawa jam tangan atau stopwatch atau apapun itu untuk menghitung kalori yang dikeluarkan selama Anda berlatih.

Di sisi lain, bersepeda dengan sepeda statis hanya akan menghabiskan biaya beberapa ratus dolar. Tentu saja, jika Anda ingin mengendarai sepeda kelas atas maka Anda harus membayar lebih, tetapi harga sepeda yang standar secara keseluruhan lebih murah daripada sepeda statis.

Anda hanya perlu membeli odometer jika ingin memeriksa statistik, dan Anda pastikan untuk membawa perlengkapan lain untuk melindungi diri Anda selama bersepeda.

Olahraga bersepeda. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

Baca juga: Sepeda Super Langka Milik Ferrari, Cuma Ada 12 Unit di Seluruh Dunia 

Mana yang Anda Pilih?

Pada akhirnya, tidak ada pemenang yang jelas dalam hal ini. Tentu, sepeda non statis bisa benar-benar luar biasa sebagai mesin latihan aerobik, dan mereka pasti memiliki banyak keunggulan dibandingkan sepeda statis. Namun, terkadang dengan mengurangi berbagai macam resiko dan kesulitan untuk berolahraga, sepeda statis jauh lebih unggul karena berbagai macam kemudahan dapat Anda raih.

Dari kedua sepeda ini, mereka mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan kembali kepada Anda. Apa yang ingin Anda lakukan? Bagaimana Anda ingin melakukannya? Pilih dengan bijak sesuai dengan keinginan Anda, karena pada dasarnya latihan jenis apapun yang akan dipilih, sepeda apa pun yang akan Anda gunakan akan berdampak kepada diri Anda jika keseriusan terdapat dalam jiwa Anda.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini