Benarkah Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Covid-19? Ini Kata Peneliti

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 08:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 481 2339609 benarkah-anak-anak-lebih-rentan-tertular-covid-19-ini-kata-peneliti-EHsGi77Yu6.jpg Ilustrasi anak dan orangtua. (Foto: Prostooleh/Freepik)

BEBERAPA waktu belakangan banyak yang bertanya-tanya, benarkah anak-anak lebih rentan tertular covid-19? Ini seiring wabah penyakit tersebut yang belum juga mereda di sejumlah negara di dunia.

Sementara pemahaman masyarakat selama ini memahami bagaimana wabah covid-19 bisa menyerang anak-anak secara serius.

Baca juga: Tidak dengan Tantrum, Ini 5 Cara Ajarkan Anak Utarakan Sikap Tak Setuju 

"Sebagian besar anak-anak tampaknya memiliki gejala yang lebih ringan daripada orang dewasa," kata Harvey Karp, dokter anak asal Amerika Serikat, seperti dikutip dari laman Healthline, Rabu (6/1/2021).

Ia melanjutkan, namun ada beberapa kasus di mana sakit terhadap anak-anak menjadi sangat serius. Dokter Harvey menunjuk salah satunya komplikasi covid-19 yang terungkap dalam beberapa bulan terakhir, yakni sindrom inflamasi multisistem pediatrik.

Gejala komplikasi ini meliputi demam tinggi selama tiga hari atau bahkan lebih. Lalu ada rasa kelelahan, gampang emosi, sakit perut, diare, muntah, sakit leher, kesulitan bernapas, hingga dada merasa tertekan.

Baca juga: Anak Usia 5 Tahun Lebih Masih Mengompol, Wajarkah? 

Meskipun komplikasi tersebut jarang terjadi dan bisa diobati, ternyata memiliki efek jangka panjang yang serius.

"Penting untuk diingat, bahkan jika seorang anak memiliki kasus kecil, mereka dapat menularkannya ke seluruh keluarga. Jika covid-19 membuat orangtua mereka kehilangan kesehatan, itu juga memiliki konsekuensi besar bagi kesejahteraan anak mereka," terangnya.

Sebuah studi dari Korea Selatan menganalisis hampir 60.000 titik kontak dari 5.706 pasien covid-19. Para peneliti tidak hanya menemukan bahwa penggunaan tindakan perlindungan pribadi, seperti masker, dan jarak fisik atau sosial mengurangi kemungkinan penularan, mereka juga menemukan bahwa tingkat penularan pada anak-anak usia 10 tahun ke atas bisa sama tingginya dengan orang dewasa.

Baca juga: Pengin Anak Tumbuh Optimal? Yuk Terapkan 15 Stimulasi Penting Ini 

Para peneliti mencatat bahwa anak-anak usia 9 tahun ke bawah tampaknya memiliki tingkat penularan terendah, tetapi risiko itu masih ada.

Kemudian peneliti bahkan berhipotesis bahwa tingkat penularan untuk kelompok usia ini mungkin meningkat karena tempat penitipan anak dan prasekolah mulai dibuka kembali. Faktanya, penelitian lain dari Lurie Children's Hospital of Chicago mendukung hipotesis tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini