Ini 5 Penyebab Paling Umum Gemetar Setelah Olahraga

Kezia Putri Sagita, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 481 2340457 ini-5-penyebab-paling-umum-gemetar-setelah-olahraga-EO3u0ZvU6U.jpg Ilustrasi olahraga lari. (Foto: Tikko Maciel/Unsplash)

OLAHRAGA memang penting untuk kesehatan jasmani dan kebugaran tubuh. Namun, olahraga juga harus dilakukan sesuai porsinya. Jika dilakukan secara berlebihan, tidak jarang sebagian orang merasa gemetar setelah olahraga. Ini mungkin hal yang wajar dan dapat terjadi karena beberapa penyebab.

Namun, penting untuk mengetahui perbedaan bagaimana gemetar yang normal dan tidak. Dalam beberapa kasus, gemetar setelah olahraga bisa jadi mengindikasikan masalah yang lebih serius. Contohnya ketika Anda mengalami tremor yang berlanjut lama setelah berolahraga.

Baca juga: 4 Tips Aman dan Nyaman yang Banyak Dilupakan saat Bersepeda 

Perhatikan juga kebiasaan Anda sebelum dan selama olahraga. Ini dapat membantu Anda menentukan penyebab di balik gemetar setelah berolahraga.

Seperti dilansir dari Healthline, Kamis (7/1/2021), berikut ini beberapa penyebab paling umum gemetar setelah berolahraga.

1. Kelelahan otot

Kelelahan otot adalah penyebab umum gemetar setelah berolahraga. Selama aktivitas fisik, sistem saraf pusat (SSP) melepaskan unit motorik untuk mengkontraksikan otot Anda. SSP Anda juga bisa kehilangan kemampuan untuk menggerakkan otot dengan paksa. Jika Anda kesakitan atau tidak dapat menyelesaikan latihan Anda, coba kurangi intensitas latihan Anda.

Baca juga: Tak Mau Tenaga Habis saat Sepedaan? Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi 

2. Mempertahankan otot dalam satu posisi

Gemetar bisa terjadi jika Anda mempertahankan otot dalam satu posisi untuk waktu yang lama. Anda mungkin pernah mengalami ini saat melakukan latihan papan. Setelah latihan papan, lengan Anda mungkin bergetar. Ini karena aktivitas beberapa unit motorik di otot Anda yang hanya digunakan untuk gerakan yang kuat. Saat Anda menahan otot untuk waktu yang lama, unit motorik ini diaktifkan untuk memberikan lebih banyak tenaga. Ini bisa mengakibatkan guncangan. Hal yang sama mungkin terjadi saat Anda mengangkat dan memegang dumbbell yang berat.

3. Gula darah rendah

Saat Anda berolahraga, kadar glukosa bisa habis, terutama jika Anda berolahraga dengan kecepatan tinggi atau untuk jangka waktu yang lama. Ini dapat menyebabkan gula darah rendah yang juga dikenal sebagai hipoglikemia. Anda mungkin juga mengalami kelelahan, kelaparan, sakit kepala/pusing, dan detak jantung cepat.

Baca juga: Olahraga Sepeda Statis vs Bersepeda di Jalanan, Mana Lebih Sehat? 

Olahraga. (Foto: Jcomp/Freepik)

4. Dehidrasi

Elektrolit mengontrol fungsi saraf dan otot Anda. Untuk menjaga kadar elektrolit, Anda harus tetap terhidrasi. Jika Anda berkeringat terlalu banyak dan mengalami dehidrasi, Anda mungkin akan mengalami otot berkedut dan kram. Ini bisa terasa seperti gemetar.

5. Asupan kafein tinggi

Beberapa orang suka minum kopi atau suplemen olahraga sebelum berolahraga. Minuman ini mengandung kafein yang dapat membantu Anda meningkatkan tenaga melalui latihan. Tetapi jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak mungkin menjadi gelisah. Gemetar karena kafein biasanya paling sering memengaruhi tangan, tetapi dapat juga melibatkan bagian tubuh lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini