Viral! TikToker Unboxing Bayi Monyet, Netizen Geram

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 612 2340567 viral-tiktoker-unboxing-bayi-monyet-netizen-geram-JtuK4k7z4h.jpg Unboxing bayi monyet (Foto: Twitter Zoo)

Seorang pengguna TikTok alias tiktoker menjadi bulan-bulanan netizen lantaran membagikan video unboxing bayi monyet ekor panjang yang malang. Tak memerlukan waktu yang lama, video milik akun Nadia Azahra itu pun langsung viral hingga memicu perdebatan di kalangan netizen dan pencinta lingkungan.

Meski tidak termasuk dalam kategori satwa tak dilindungi, namun proses jual beli monyet ekor panjang ini menyisakan kisah pilu yang patut menjadi renungan kita bersama.

unboxing bayi monyet

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa tren memelihara bayi macaca atau monyet ekor panjang ini memang sedang booming di kalangan influencer.

Namun tahukah Anda, dibalik perdagangan macaca terdapat praktik kebrutalan para pemburu saat menangkap satwa liar tersebut. Mengutip infografis yang ditulis oleh Rakyan W Tanjung, disebutkan bahwa pemburu macaca biasanya akan membunuh induk macaca sebelum membawa kabur bayinya.

Hal ini karena indukan macaca tidak akan meninggalkan bayinya dalam keadaan apapun. Sehingga pemburu tidak mungkin bisa menculik bayinya secara diam-diam.

Alhasil, satu-satunya cara untuk memisahkan bayi macaca adalah dengan membunuh induknya.

"Macaca jantan dewasa akan maju terlebih dahulu. Setelah macaca jantan dibunuh, induk betina akan menyerang balik, saat itulah pemburu akan membunuh induk betina," tulis info tersebut.

Cara kerja ini sebetulnya sudah lazim dilakukan oleh para pemburu dan pedagang satwa liar. Tak pelak bila video unboxing bayi monyet ekor panjang yang diunggah Nadia Azahra langsung menuai banyak kritikan tajam, terlepas dari alasan apapun.

Nadia sempat membela diri. Ia berdalih membeli bayi monyet itu karena merasa kasihan melihat monyet yang mati kelaparan karena hidupnya tidak terawat dan tercukupi di tangan penjual.

"Kasian juga seengganya monyet ini bisa dapat hidup bagus," tulis Nadia Azahra.

Sejumlah netizen pun meminta agar Nadia berpikir kembali untuk merawat monyet ekor panjang atau satwa liar lainnya. Selain memengaruhi ekosistem lingkungan, satwa liar sejatinya tidak cocok untuk dijadikan hewan piaraan karena insting mereka berbeda.

"Tetanggaku pernah melihara bayi monyet, karena aku suka akhirnya aku bantu buat ngurusin. tapi 5 tahun kemudian, monyet itu agresif banget. Dia nggigit sama nyakar orang lewat. Dia kalo stres bahaya. Ujung-ujungnya dia ditembak mati," tulis akun @0oreio0.

"Pliss jangan pelihara monyet dan primata lainnya. Monyet dan primata lainnya punya kekerabatan yang dekat. Secara tidak langsung hal tersebut menunjukkan bahwa perilaku manusia dan monyet juga hampir mirip," tulis akun @name_idunno.

"Melihara karena buat lucu ama gemes doang buat apa? Biar ikut2 an tren bodoh? Bagi gue itu ga gemes, melihara bayi hewan apalagi hewan langka dan kita pelihara bukan di habitatnya ya sama aja dengan nyiksa hewan itu sendiri," tulis akun @jodohchittapon.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini