Jaga Kualitas, Ini 6 Hal Wajib yang Dilakukan saat Distribusi Vaksin Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 481 2340990 jaga-kualitas-ini-6-hal-wajib-yang-dilakukan-saat-distribusi-vaksin-covid-19-NxbuuHujO9.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Anadolu Agency)

Vaksinasi demi menghentikan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah semakin dekat. Menjelang vaksinasi pertama, tepatnya pada pekan kedua Januari 2021. Sederet persiapan pun tengah dilakukan.

Distribusi vaksin Covid-19 dilakukan oleh Pemerintah pusat dengan menunjuk badan usaha tertentu yang ditugaskan atau ditunjuk sesuai ketentuan perundang-undangan, mendistribusikan vaksin, peralatan pendukung dan logistik lainnya ke Dinas Kesehatan Provinsi.

 Vaksin Covid-19

Dinas Kesehatan Provinsi mendistribusikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, baru dari sini, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota akan mendistribusikan ke Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lain di wilayah tersebut.

Distribusi vaksin harus dikawal ketat karena proses ini jadi faktor krusial yang berhubungan langsung dengan kualitas vaksin itu sendiri. Seluruh proses distribusi vaksin sampai ke tingkat pelayanan harus mempertahankan kualitas vaksin tetap tinggi, supaya bisa memberikan kekebalan yang maksimal kepada sasaran.

Mengutip laman situs resmi Kementerian Kesehatan RI, Jumat (8/1/2021), seperti yang tertera dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dalam menjaga kualitas vaksin agar tetap baik selama proses pendistribusian, berikut paparan singkat 5 hal yang harus dilakukan.

1. Kontainer vaksin

Distribusi vaksin wajib menggunakan cold box, vaccine carrier yang disertai dengan cool pack atau alat transportasi vaksin lainnya yang sesuai dengan jenis vaksin Covid-19. Untuk peralatan pendukung dan logistik lainnya menggunakan sarana pembawa lain yang standar, sesuai dengan ketentuan.

2. Alat periksa suhu

Di setiap cold box, vaccine carrier atau alat transportasi vaksin lainnya disertai dengan alat pemantau suhu.

3. Disinfeksi

Permukaan cold box, vaccine carrier atau alat transportasi vaksin lainnya harus didisinfeksi terlebih dahulu dengan menggunakan cairan disinfektan yang sesuai standar.

4. Masker

Menggunakan masker bedah atau masker medis, apabila diperlukan pakai juga sarung tangan pada saat melakukan penataan vaksin di vaccine refrigerator atau tempat penyimpanan vaksin lainnya.

5. Mencuci tangan

Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah menangani vaksin dan logistik vaksinasi lainnya.

 Baca juga: Duduk di Warung Arya Saloka Pakai Topi Rp5 Juta, Netizen Sampai 'Sakit Mata'

6. Penyimpanan

Penyimpanan vaksin serta logistik vaksinasi lainnya mengacu kepada Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku

Sebagai catatan, di tingkat puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Kemenkes menyarankan para petugas untuk memantau ketersediaan vaksin dan logistik, meninjau kapasitas peralatan rantai dingin, serta memastikan manajemen penyimpanan vaksin dan logistik lainnya sesuai dengan SOP yang berlaku. Distribusi vaksin pun harus dilengkapi dengan dokumen pengiriman berupa Surat Bukti Barang Keluar (SBBK) dan Vaccine Arrival Report (VAR).

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini