Hasil Survei Tunjukkan Penerapan 3M Masyarakat Alami Penurunan

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 481 2341168 hasil-survei-tunjukkan-penerapan-3m-masyarakat-alami-penurunan-kozHJ5HG2I.jpg Pakai masker (Foto: Venture Burn)

Salah satu dampak dari terjadinya pandemi Covid-19, ialah mengharuskan setiap orang untuk bisa beradaptasi dengan sederet kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

Jika dulu bisa santai memegang benda apapun atau bersentuhan dengan siapa saja, berhimpitan dengan orang lain dan tak perlu memakai masker. Sekarang, hidup di masa pandemi mengharuskan setiap orang di dunia, termasuk masyarakat di Indonesia untuk beraktivitas sehari-hari dengan menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, dan menjaga jarak secara fisik dengan orang lain.

 3M

Namun sayangnya, kebiasaan perilaku baru yang dikenal masyarakat awam dengan sebutan protokol kesehatan ini mulai mengalami penurunan di Indonesia.

Mengutip laman situs resmi Kemenkes RI, Jumat (8/1/2021) disebutkan dalam Survei KAP (knowledge, attitude, practice) COVID-19 yang digelar oleh Johns Hopkins Center for Communication Program (JHCCP) bekerja sama dengan Facebook, WHO, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan Global Outbreak Alert and Response Network (GOARN) di 67 negara di dunia termasuk Indonesia, menunjukkan hasil terjadinya penurunan dalam perilaku masyarakat Indonesia saat gelombang pertama (Juli 2020) dengan gelombang 7 (Oktober 2020).

Berdasarkan survei longitudinal yang digelar pada gelombang 1, kepada 5852 pengguna Facebook di Indonesia dengan usia di atas 18 tahun, terungkap lebih dari 80% responden telah menerapkan cuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker. Sementara untuk menjaga jarak dengan orang lain, ada di titik angka 70%.

Sedangkan hasil survei bulan Oktober 2020 terkait tiga perilaku utama protokol kesehatan ini. Tercatat ada 86% responden melaporkan pemakaian masker, naik 6% dari sebelumnya di gelombang I. Tapi untuk perilaku mencuci tangan pakai sabun, justru turun dari 83% ke 81%. Sama halnya dengan tindakan menjaga jarak, turun 2% dari 72% menjadi 70%.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin sendiri sudah secara terang-terangan meminta seluruh elemen masyarakat untuk disiplin melakoni protokol kesehatan 3M.

Selain demi melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita, hal tersebut disebutkan Menkes Budi bisa membantu meringankan beban para tenaga kesehatan yang sudah berjuang keras di masa pandemi Covid-19. Merujuk pada fakta, sudah sebanyak 507 orang tenaga kesehatan di Indonesia meregang nyawa karena pandemi Covid-19.

“Mari bantu ringankan beban mereka dengan terus menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun kapan pun dan di mana pun," kata Menkes Budi baru-baru ini.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini