Gisel Terancam Dipenjara, Psikolog Sarankan Gading Marten Ambil Alih Urus Gempi jika Terjadi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 612 2340906 gisel-terancam-dipenjara-psikolog-sarankan-gading-marten-ambil-alih-urus-gempi-jika-terjadi-U844GUx4ti.jpg Gading Marten bersama gempi dan Gisel saat rayakan Natal (Foto : Instagram/@gadiiing)

Hari ini Gisella Anastasia atau Gisel rencananya akan menjalani pemeriksaan kedua terkait kasus pornografi di Polda Metro Jaya. Gisel sebelumnya absen di pemeriksaan pertama 4 Januari 2021.

Mantan istri Gading Marten tersebut disangkakan pasal 4 ayat 1 junto pasal 29 dan atau pasal 28 UU Nomor 44 tentang Pornografi. Gisel terancam hukuman minimal enam tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara akibat tersebarnya video syur 19 detik yang sempat menghebohkan.

Nasib Gempi pun dikhawatirkan banyak pengguna media sosial. Sampai-sampai 'Save Gempi Jilid 2' sempat menggema di Twitter. Ya, banyak netizen prihatin dengan Gempi, di usianya yang masih kecil dia sudah dicoba dengan begitu besar.

Gisel

Lantas bagaimana jika Gisel benar-benar ditahan atau dipenjara?

Psikolog Meity Arianty menerangkan bahwa dari kasus Gisel ini kita semua belajar bahwa manusia memang selalu begini; Menyesal belakangan. Sebab, Gisel harusnya tahu bahwa apa yang dia lakukan akan memberi dampak ke anaknya.

Baca Juga : Gisella Anastasia Penuhi Pemanggilan Kedua Polisi Hari Ini

Namun, yang terpenting sekarang ada memikirkan masa depan. "Ya, mau enggak mau anaknya akan tahu jika ibunya akan dipenjara dalam kurun waktu tertentu," kata Mei pada Okezone melalui pesan singkat belum lama ini.

Bila nantinya Gisel tidak dipenjara atau dibui dalam waktu sebentar, itu akan lebih mudah karena dia masih tetap akan bersama anaknya. Tapi, cerita akan berbeda jika benar Gisel harus dipenjara.

"Gading harus mengambil alih mengurus dan memberikan pengertian ke Gempi bahwa untuk sementara ibunya enggak bisa bersamanya karena alasan yang bisa diterima anak seusia Gempi," tutur Mei.

Gading Marten

Alasan yang bisa diberikan misalnya, "Mama harus syuting panjang di luar kota atau mama masih ada kerjaan jadi harus di luar kota untuk sementara waktu. Karena itu, Gempi sama papa dulu, ya."

"Menurut saya, rasanya Gading lebih tahu apa yang bisa disampaikan ke Gempi soal mamanya yang mungkin nanti tidak akan bisa ia temui," kata Mei.

Ia menambahkan, Gading harus bisa memberikan pengertian ke Gempi tanpa harus menyampaikan yang sebenarnya. "Karena Gempi belum bisa memahami sepenuhnya apa yang terjadi," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini