Perusahaan Ini Denda Karyawan yang Izin ke Toilet Lebih dari Sekali

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 612 2341028 perusahaan-ini-denda-karyawan-yang-izin-ke-toilet-lebih-dari-sekali-qXszqbmHCp.jpg Karyawan (Foto: Capiche)

Saat bekerja di kantor, semua karyawan pasti ada momen untuk meninggalkan pekerjaannya sesaat untuk pergi ke toilet.

Sesi izin ke toilet yang mungkin adalah hal sangat biasa di Indonesia, tapi ternyata diatur sedemikian rupa di China, setidaknya oleh salah satu perusahaan ini.

Seperti dilansir dari Odditycentral, Jumat (8/1/2021) Anpu Electric Science and Technology, perusahaan yang berbasis di Dongguan, Provinsi Guangdong, China diberitakan menerapkan hukuman denda sebesar Rp43.000 bagi para karyawannya yang menggunakan izin toilet lebih dari satu kali dalam sehari.

 toilet

Anpu Electric Science and Technology sendiri, mengaku menerapkan peraturan untuk para karyawan hanya boleh rehat ke toilet satu kali dalam sehari ini karena melihat para karyawan kedapatan bermalas-malasan. Memanfaatkan rehat ke toilet untuk merokok dan menghindari pekerjaan dan tugas-tugasnya.

“Kami sudah tak berdaya, faktanya para pekerja bermalas-malasan di kantor. Tim manajemen perusahaan sudah mencoba berbicara dengan para karyawan berulang kali, tapi tidak pernah ada hasil yang positif,” kata sang manajer dengan nama marga Cao saat diwawancara Guangdong TV.

Sang manajer menambahkan, peraturan ini dinilai perusahaan sebagai alternatif yang lebih baik daripada langsung memecat para karyawan. Mengingat jika karyawan dipecat, maka perusahaan harus menggantinya dengan karyawan yang baru, yang mana hal ini dirasa jauh lebih sulit.

Cao mengklarifikasi, nominal denda tersebut bukan dimintai secara langsung tapi dipotong dari jumlah uang bonus bulanan karyawan.

Dari rilis pemberitahuan yang dikeluarkan oleh perusahaan dan kemudian dibocorkan di sosial media oleh karyawan yang tidak senang akan peraturan tersebut. Sejauh ini sudah ada 7 orang staf yang kena hukuman denda, pada 20 dan 21 Desember 2020.

Peraturan ini pun memicu kemarahan netizen, yang merasa hal ini selain memalukan juga sama saja dengan eksploitasi.

“Era apa sekarang? Kebebasan untuk pergi ke toilet jadi hal yang mewah,” kata salah seorang netizen di Weibo.

Tapi di antara sebagian netizen yang kesal tapi ada juga sebagian netizen yang merasa simpati dengan tindakan yang dilakukan pihak perusahaan.

“Perusahaan terpaksa melakukan ini,” bunyi salah seorang netizen di situs China.

“Beberapa karyawan izin toilet terlalu lama dan sering. Ya pastinya itu menganggu produktivitas perusahaan,” tambah netizen yang lain.

Hingga akhirnya berita tentang peraturan soal frekuensi penggunaan izin toilet ini sampai ke telinga Biro Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Kota Dongguan. Dikatakan lebih lanjut, pejabat terkait telah memulai penyelidikan atas masalah tersebut, dan telah tetapi mereka telah memberi tahu media publikasi China, The Paper bahwa aturan tersebut ilegal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini