Rumah Sakit Penuh karena Covid-19, Kenali Pertolongan Pertama pada Penderita Stroke

Uthari Handayani, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 481 2341723 rumah-sakit-penuh-karena-covid-19-kenali-pertolongan-pertama-pada-penderita-stroke-FjI5n1Z9xP.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENAMBAHAN pasien Covid-19, terutama di Jakarta, membuat tingkat keterisian di rumah sakit sebagian besar nyaris penuh. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui beberapa pertolongan pertama yang dilakukan jika terjadi stroke.

Stroke terjadi saat suplai darah ke otak tersumbat atau terbatas. Karena stroke merupakan keadaan darurat medis, menanganinya sesegera mungkin akan meningkatkan peluang seseorang untuk bertahan hidup.

Tindakan tercepat adalah dengan membawanya ke rumah sakit atau mencari bantuan medis. Namun, ada beberapa penanganan pertama yang bisa dilakukan sendiri terlebih dahulu sebelum benar-benar ditindak oleh dokter seperti yang dikutip dari Medical News Today berikut ini.

stroke

Mengenali gejala stroke dengan FAST

Face (wajah), cari tahu apakah wajahnya melemah dan sulit digerakkan

Arms (tangan), selain mendeteksi wajahnya, coba juga meminta dia mengangkat tangannya. Ini dilakukan karena stroke bisa melumpuhkan sensor motorik.

Speech (ucapan), perhatikan ucapannya. Jika tidak jelas atau sulit dimengerti segera bawa ke rumah sakit terdekat.

Time (waktu), waktu adalah hal yang paling penting. Saat orang tersebut menunjukkan ketiga gejala sebelumnya. Penting sekali untuk langsung ke rumah sakit.

Sambil menunggu ke Rumah Sakit

- Usahakan tetap tenang

- Memastikan area di sekitar aman dan terhindar dari bahaya mengancam

- Berbicara dengan orang tersebut dengan menanyakan namanya. Sekaligus mendeteksi gejala-gejala dari stroke. Jika dia tidak bisa berbicara, mintalah untuk meremas tangan Anda sebagai jawaban.

Jika sadar:

- Baringkan badannya dengan kepala dan bahu sedikit terangkat dan ditopang. Tempatkan di area nyaman dan aman.

- Kendurkan semua pakaian yang ketat, seperti kerah kemeja.

- Periksa saluran napasnya, jika ada muntahan, letakkan orang tersebut dalam posisi miring.

- Yakinkan dia bahwa bantuan akan segera datang.

- Jangan memberinya makanan dan minuman apa pun.

Jika tak sadarkan diri

- Tidurkan dirinya secara miring dengan kepala disimpan di atas satu tangan. Letakkan tangan lainnya di depan dadanya.

- Kaki yang menopang tubuh harus lurus, dan kaki satunya ditekuk hingga lututnya menyentuh tanah.

- Gerakkan sedikit kepalanya ke depan dan ke belakang agar saluran pernapasan yang terhambat muntahan bisa keluar.

- Bersihkan mulutnya jika perlu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini