Menkes Ibaratkan Virus Covid-19 yang Bermutasi Sebagai Teroris

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 612 2341507 menkes-ibaratkan-virus-covid-19-yang-bermutasi-sebagai-teroris-W5kicQF8kQ.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan RisetI InovasiNasional (Kemenristek/BRIN), hal ini guna sebagai antisipasi mutasi Covid-19.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bahwa langkah ini sebagai antisipasi mutasinya Covid-19. Apalagi virus ini ibarat musuh yang datang secara tiba-tiba.

"Ternyata bukan manusia yang membunuh jutaan manusia itu adalah yang namanya virus, sehingga sistem persenjataan dan sistem pertahanan yang dibangun tidak cocok untuk menghadapi virus," katanya lewat YouTube Kemenkes.

Ia melanjutkan, virus ini seperti operasi counterintelligence (sejenis kegiatan intelejen). Musuh sudah menyusup, malah pemilik rumah tidak tahu, karena tidak memiliki peralatan khusus.

"Kita tidak memiliki itu, kita tidak memiliki proses untuk mengetahui apakah musuhnya sudah menyusup atau tidak. Gitu seakan-akan ada teroris baru masuk, karena memang kita enggak punya proses dan peralatan," teranganya.

Sementara itu Menristek/KaBrin Bambang Brodjonegoro menuturkan, tim atau kerja sama ini dibentuk untuk mengenal karakter virus Covid-19 yang tersebar di Indonesia. Khususnya yang telah bermutasi.

"Kita juga perlu mendalami penanganan pasien dari hasil tim genomic surveillance," ujarnya.

Oleh karenanya dengan adanya kerjasama antara Kemenkes dan Kemenristek/BRIN, guna mencegah adanya mutasi Covid-19 sebelum pemerintah memberikan vaksinasi kepada masyarakat.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini