Musim Hujan Sulit untuk berjemur, Ini Makanan yang Kaya Vitamin D

Kezia Putri Sagita, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 612 2341615 musim-hujan-sulit-untuk-berjemur-ini-makanan-yang-kaya-vitamin-d-R1ACtH0iqd.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

VITAMIN D berperan penting dalam pembentukan struktur tulang dan gigi yang baik. Vitamin ini juga diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan otot.

Belakangan, vitamin D pun disebut sebagai salah satu vitamin yang wajib didapat agar imunitas tetap tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi seperti flu .

Memang, saat pandemi banyak orang yang menghabiskan waktunya di dalam rumah, melakukan segala aktivitas di sana dan pada akhirnya beberapa mungkin telah kehilangan vitamin D karena tidak terkena sinar matahari.

vitamin D

Oleh karena itu, dilansir dari BBC, Public Health England telah merekomendasikan mengonsumsi suplemen vitamin D jika Anda tidak sering berada di luar ruangan.

Anda bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi kuning telur, jamur, salmon, dan tuna. Anda juga bisa menambahkan susu sapi atau kedelai pada menu makanan sehari-hari. Selain dalam beberapa jenis makanan, sebagian besar vitamin D dapat diperoleh ketika kulit terkena sinar matahari langsung.

Meski demikian, sebuah tinjauan penelitian oleh NICE menunjukkan bahwa tidak ada bukti yang mendukung bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D secara khusus dapat mencegah atau mengobati virus corona. Tetapi, para ahli percaya bahwa vitamin D memiliki beberapa manfaat kesehatan yang lebih banyak terutama selama pandemi untuk membuat orang tetap bugar.

Prof. Jon Rhodes, Profesor Emeritus Kedokteran di Universitas Liverpool, mengatakan bahwa vitamin D memiliki efek antiinflamasi dan beberapa penelitian menunjukkan vitamin D dapat mengurangi respons kekebalan tubuh terhadap virus.

"Ini mungkin relevan pada pasien virus corona, dimana kerusakan paru-paru yang parah dapat terjadi akibat keadaan peradangan dari virus," jelas dia.

Tapi, perlu diingat meskipun suplemen vitamin D sangat aman, mengonsumsi lebih dari jumlah yang disarankan setiap hari bisa berbahaya dalam jangka panjang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini