Pemerintah Dinilai Tepat Prioritaskan Tenaga Kesehatan Dapat Vaksin Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 11 Januari 2021 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 481 2342283 pemerintah-dinilai-tepat-prioritaskan-tenaga-kesehatan-dapat-vaksin-covid-19-RNzY6hjhtl.jpg Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: RFI)

KETUA Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah mengatakan salah satu upaya memerangi dan menanggulangi pandemi adalah pemberian vaksin covid-19. Alhasil, program vaksinasi covid-19 menjadi harapan besar bagi semua masyarakat untuk mengatasi wabah ini.

Ia mengatakan, vaksin covid-19 memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi vaksinasi juga dapat melindungi keluarga dan masyarakat luas.

Baca juga: Ketum IDI Jelaskan Alasan Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Disuntik Vaksin Covid-19 

Seperti diketahui, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap kepada 181,5 juta orang. Pada tahap pertama, vaksin covid-19 diprioritaskan bagi 1,3 juta tenaga kesehatan di 34 provinsi Indonesia. Kemudian pelaksanaan vaksinasi dilanjutkan dengan 17,4 juta tenaga pelayanan publik.

"Tenaga kesehatan menjadi kelompok prioritas pemberian vaksin untuk pertama kali. Mereka adalah garda terdepan dalam pelayanan pandemi," terang Harif, seperti dinukil dari akun resmi Instagram Kementerian Kesehatan @kemenkes_ri, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Vaksin Covid-19 Disebut Aman, Ketum IDI: Prosedur Standarnya Sesuai WHO 

Dia melanjutkan, keputusan pemerintah dalam memprioritaskan para tenaga kesehatan sebagai golongan utama orang yang akan disuntik vaksin covid-19 sangatlah tepat. Pasalnya, para tenaga kesehatan bertugas atau berada di lingkungan yang sangat rentan terpapar virus corona.

"Maka tenaga kesehatan ini harus lebih aman dulu untuk melayani yang lainnya," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini