Izinkan Pemakaian Darurat Vaksin Covid-19, BPOM: Efikasinya 65,3%

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 11 Januari 2021 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 481 2342584 izinkan-pemakaian-darurat-vaksin-covid-19-bpom-efikasinya-65-3-zkq6kr9EM8.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya menerbitkan Emergency Used Authorization (EUA) penggunaan darurat vaksin virus corona Covid-19 buatan Sinovac. Dengan demikian, vaksin Covid-19 sudah dapat digunakan.

Kepala Badan POM Penny Lukito mengatakan penerbitan EUA dari hasil evaluasi, vaksin Sinovac yang berhasil didatangkan oleh Indonesia aman dan memiliki khasiat dan efikasi yang baik.

Berdasarkan hasil uji klinik di Indonesia, Brasil, dan Turki, Badan POM melihat vaksin ini mampu memberikan pembentukan antibodi dalam tubuh. Antibodi tersebut juga memiliki kemampuan dalam membunuh atau menetralkan virus.

"Hal ini menunjukkan sampai 3 bulan pembentukan antibodi masih tinggi. Sementara hasil efikasi Sinovac dan berdasarkan uji klinik di Bandung menunjukkan efikasi vaksin sebesar 65,3 persen," katanya.

Adapun berdasarkan hasil uji efikasi di Turki sebesar 91,25 persen dan di Brasil sebesar 78 persen. Hasil tersebut sudah sesuai dengan persyaratan World Health Organization (WHO) di mana nilai efikasi vaksin adalah 50 persen.

Selain itu, vaksin ini memiliki kemampuan membentuk antibodi sebesar 99,74 persen dan pada 3 bulan setelah penyuntikan hasilnya sebesar 99,23 persen.

Sekadar informasi, vaksin Covid-19 sinovac juga menimbulkan efek samping sangat ringan hingga sedang. Efek samping lokal berupa nyeri, iritasi, pembengkakan serta efek samping sistemik berupa nyeri otot, vetic dan demam.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini