Vaksin Tak Bisa Lindungi 100%, Penggunaan Masker Harus Tetap Dilakukan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 11 Januari 2021 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 481 2342626 vaksin-tak-bisa-lindungi-100-penggunaan-masker-harus-tetap-dilakukan-z9awihaY8N.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin darurat penggunaan vaksin virus corona Covid-19 di Tanah Air. Izin ini dikeluarkan setelah adanya uji klinis yang dilakukan selama 3 bulan.

Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan, penerbitan EUA ini berdasarkan hasil evaluasi dari data dukung keamanan dari studi klinik fase 3 yang dilakukan di Bandung, Turki dan Brasil dan telah dipantau selama tiga bulan terakhir.

Adapun hasil efikasi atau penurunan persentase kejadian penyakit pada subjek yang divaksinasi, vaksin Sinovac berdasarkan uji klinik di Bandung menunjukkan efikasi vaksin sebesar 65,3 persen.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, mengimbau masyarakat supaya tetap tidak lengah untuk menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) meski vaksin virus corona Covid-19 telah akan diberikan ke masyarakat Indonesia.

“Masyarakat akan membutuhkan dua kali suntikan vaksin. Suntikan pertama dalam upaya pembentukan antibodi, dan suntikan kedua dilakukan setelah tiga bulan kemudian,” terang Prof Iris.

Ia meminta masyarakat untuk tidak salah kaprah dalam memahami vaksin. Sebab vaksin bukan menjadi alasan bagi seseorang untuk mengabaikan 3M setelah mendapatkan suntikan pertama.

Sebab, suntikan vaksin pertama berfungsi untuk membentuk antibodi, sehingga virus SARS-CoV-2 masih berpeluang masuk ke dalam tubuh seseorang yang sudah di vaksin.

“Vaksin tidak ada yang bisa melindungi 100 persen. Takutnya virus masuk ke tubuh usai suntikan pertama karena mengabaikan 3M dan justru terinfeksi Covid-19. Hal inilah yang menyebabkan kekeliruan di masyarakat yang menyebut karena gara-gara disuntik malah terinfeksi Covid-19,” tuntansya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini