Jangan Salah, 6 Kebiasaan Sehat Ini Justru Bisa Memicu Peradangan

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 00:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 481 2342766 jangan-salah-6-kebiasaan-sehat-ini-justru-bisa-memicu-peradangan-SfpP4TiTMU.jpg Ilustrasi peradangan. (Foto: Freepik)

PERADANGAN adalah sesuatu yang tidak terlihat, tetapi sedang terjadi di dalam tubuh dan menunggu untuk berubah menjadi masalah. Peradangan dapat berupa masalah kesehatan sederhana seperti kembung, sakit perut, nyeri sendi, dan nyeri otot.

Terlalu banyak peradangan dalam tubuh membuat Anda berisiko terkena berbagai penyakit, sehingga pengendalian peradangan menjadi hal yang penting. Stres kronis adalah salah satu penyebab utama peradangan.

Baca juga: 15 Anak Dirawat karena Peradangan Misterius, Terkait Covid-19? 

Tidak semua peradangan berdampak buruk bagi tubuh. Misalnya, peradangan datang untuk menyelamatkan Anda ketika tubuh perlu menyembuhkan luka, tetapi akan mereda begitu ancaman hilang.

Masalahnya dimulai saat peradangan meningkat secara kronis. Anda akan terkejut mengetahui bahwa peradangan mungkin bertanggung jawab atas seperempat dari risiko kematian. Demikian berdasarkan hasil sebuah penelitian di Inggris.

Meskipun semua orang harus makan makanan anti-inflamasi dan menghindari pemicu seperti makanan olahan, ada beberapa kebiasaan sehat yang juga dapat memicu peradangan. Mengutip dari Times of India, Selasa (12/1/2021), berikut ini enam kebiasaan sehat tersebut.

Olahraga lari. (Foto: Jcomp/Freepik)

1. Membakar terlalu banyak kalori melalui olahraga

Olahraga seperti stres pada tubuh. Tapi itu stres yang baik, selama Anda memberi tubuh bahan bakar dan istirahat yang tepat. Terlalu banyak berolahraga dengan melakukan latihan intensitas tinggi setiap hari tanpa mengisi bahan bakar tubuh Anda dengan benar dapat menyebabkan peradangan. Di sisi lain, olahraga ringan selama 20 menit dapat mengurangi peradangan secara keseluruhan.

Baca juga: Positif Covid-19, Dahlan Iskan Cerita saat Kunjungi Pesantren Keluarga

2. Memperbanyak jam tidur di akhir pekan

Meskipun rasanya luar biasa tidur panjang pada akhir pekan, kebutuhan untuk tidur adalah tanda bahwa Anda kekurangan waktu tidur selama seminggu. Lalu kurang tidur adalah salah satu faktor terbesar yang bertanggung jawab atas peradangan tingkat rendah.

Tidur memulihkan semua proses dalam tubuh Anda, termasuk neurotransmiter, produksi hormon, kekebalan, dan kesehatan pencernaan. Tujuan Anda harus memiliki jadwal tidur yang konsisten yaitu antara tujuh hingga sembilan jam sesuai anjuran National Sleep Foundation.

3. Menghindari camilan manis

Setelah karbohidrat, gula atau camilan manis adalah penyebab terbesar berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. Tetapi sebuah penelitian kecil pada 2018 menemukan bahwa cokelat hitam dengan 70 persen kakao dapat memiliki efek menguntungkan pada stres. Cokelat hitam memiliki sifat anti-inflamasi sehingga Anda harus mengonsumsinya.

4. Bangun terlalu pagi untuk berolahraga

Pagi hari mungkin tampak seperti satu-satunya saat Anda bisa berolahraga. Tetapi karena jumlah tidur yang cukup memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, lebih penting untuk tidur pada jam-jam tertentu daripada bangun pagi dan berolahraga.

Tapi jangan malas. Jika Anda tidak bisa bangun pagi, cobalah mengajak hewan peliharaan berjalan-jalan, naiki tangga, dan berjalanlah kapan pun Anda menemukan kesempatan.

Bangun tidur. (Foto: Shutt)

Baca juga: Konsumsi Minyak Ikan Cegah Risiko Radang Sendi 

5. Relaksasi yang dipaksakan

Mencoba latihan yang menenangkan penting untuk menenangkan stres. Tetapi itu tidak berarti Anda harus melakukan latihan pernapasan atau menghabiskan banyak waktu dalam relaksasi, bahkan jika Anda tidak menyukainya.

Praktik-praktik ini memang bagus, tetapi Anda tidak boleh terlibat di dalamnya jika Anda tidak menikmatinya. Identifikasi hal-hal yang membuat Anda bahagia dengan cara yang rileks dan bermakna.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini