Viral! Pria Selamatkan Anjing yang Terjebak dalam Lubang Lebih dari 30 Jam

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 11 Januari 2021 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 612 2342549 viral-pria-selamatkan-anjing-yang-terjebak-dalam-lubang-lebih-dari-30-jam-gxs0g30qNI.jpg Anjing jatuh ke lubang (Foto: VT)

Salah satu video viral di media sosial sejak pekan lalu. Video tersebut menunjukkan momen yang luar biasa dari seekor anjing yang diselamatkan dari lubang setelah terperangkap di dalamnya sekira 30 jam lamanya.

Menurut The Daily Mirror, anjing apes yang terjerembab di dalam lubang tersebut berjenis Cocker Spaniel bernama Dizzy yang tuli. Dizzy hilang setelah sang pemilik bernama Duncan Flowers kehilangan saat membawanya berjalan-jalan di cagar alam Burlish Top di Worcestershire, Inggris, pada Minggu 2 Januari 2021.

 anjing diselamatkan

Pria berusia 54 tahun tersebut juga meminta bantuan masyarakat untuk menemukan anjingnya yang hilang di akun media sosial Facebook. Ia pun sangat gembira ketika 70 orang anggota komunitas lokal bersatu untuk mencari anjing tersebut sampai tengah malam.

Nahas mereka tidak dapat menemukan jejak Dizzy di mana pun. Meski demikian Lady Luck bersama Duncan kembali lagi ke tempat hilangnya Dizzy di Burlish Top untuk mencarinya lagi.

Sebagaimana dilansir VT, Senin (11/1/2021), setelah menemukan lubang kelinci di sekitarnya, Duncan penasaran dan meminta seorang teman dekatnya yang memiliki alat penggali untuk menggali lubang tersebut.

Saat merekam penggalian, teman Duncan, Dan Tonks berhasil merekam momen kerika anjing berusia 10 tahun itu tiba-tiba muncul tertutup tanah karena terperangkap di lubang sempit sedalam 20 kaki. Duncan yang emosional terlihat mengangkat Dizzy dan memeluknya dengan erat, sementara penonton lainnya bersorak di belakang.

“Kami sedang dalam perjalanan pulang saat Dizzy masuk ke pagar tanaman di antara dua ladang dan menghilang. Saya pergi ke seberang tapi dia hilang. Saya menunggu beberapa jam sambil berpikir dia kabur dan akan kembali tapi saya tidak bisa menemukannya,” terang Duncan.

Duncan menjelaskan saat pulang ke rumah dan memasang postingan bantuan di media sosial, orang-orang mulai menelepon dan menawarkan untuk membantu mencarinya. Pencarian dimulai sekira jam 5 sore hingga tengah malam. Sebanyak 70 orang mencarinya dengan obor di seluruh Riffle Range dan Blackstone tapi tidak ada yang bisa menemukannya.

“Seseorang menyarankan untuk mengambil mantel atau selimut dan meninggalkannya di tempat terakhir saya melihatnya jika dia kembali tetapi saya bangun jam 6 pagi keesokan harinya dan masih tidak ada tanda-tanda Dizzy. Saya menelepon sipir, dokter hewan, memasang posting online dan kemudian saya berpikir, dia pasti masih ada di pagar tanaman itu,” sambungnya.

“Saya kembali dengan sekop dan menelepon seorang teman yang bekerja di saluran air dan dia datang dan memasang kamera ke lubang kelinci. Kamera itu hanya turun dua meter dan kami masih tidak bisa melihatnya, jadi saya menelepon teman saya yang lain yang punya alat penggali JCB dan membawanya,” lanjutnya.

Mereka pun mulai menggali tanah, meski tidak tahu apakah Dizzy ada di dalamnya. Tapi Duncan hanya memiliki firasat bahwa Dizzy ada di dalamnya. Dua setengah jam kemudian, mereka berada sekira 20 kaki ke dalam lubang dan seketika Dizzy muncul begitu saja entah dari mana. Itu seperti suatu keajaiban.

"Dia telah berada di sana selama sekitar 30 jam. Saya tidak percaya. Saya membungkusnya dengan mantel saya dan membawanya kembali ke rumah. Dia gemetar dan menggigil, tetapi begitu saya membuka pintu, dia langsung lari ke dalam rumah, ekornya bergoyang-goyang, dan mulai makan dan minum. Syukurlah dia tidak terluka. Sungguh menyenangkan bisa membawanya pulang,” tuntas Duncan.

Pada unggahan fotonya 4 Januari 2021, putra Duncan, Danny, membagikan rekaman itu di Facebook, dan memberi judul: "Ditemukan dengan aman dan berada dalam jarak 20 kaki ke dalam lubang kelinci Terima kasih kepada semuanya. Ada begitu banyak orang baik yang terlibat."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini