15 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Diharapkan Tekan Angka Penularan

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 481 2343117 15-juta-dosis-vaksin-covid-19-tiba-di-indonesia-diharapkan-tekan-angka-penularan-My6NFmQIDo.jpg Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

SEBANYAK 15 juta dosis bahan baku vaksin covid-19 telah tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, sekira pukul 12.00 WIB, Selasa (12/1/2020). Vaksin tersebut dikirim dalam bentuk curah menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan langkah ini diambil untuk menekan angka kasus penularan covid-19 di Tanah Air. Apalagi, lanjut dia, dalam dua bulan terakhir kasus aktif covid-19 meningkat dua kali lipat.

Baca juga: Uji Mutu Vaksin Sinovac, BPOM Inspeksi Langsung ke China 

"Baru saja kami menyaksikan unloading 15 juta vaksin covid-19 yang baru tiba. Tentunya kita harus bersyukur karena tahap ketiga ini pemerintah telah mendapatkan vaksin untuk menambah jumlah yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat," terang Doni seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Negara.

Ilustrasi vaksin covid-19.

Adapun jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat dalam kurun waktu 2,5 bulan terakhir. Angka kenaikannya pun fantastis yakni mencapai 122 persen.

"Sampai saat ini kasus aktif mengalami pertambahan yang signifikan. (Pada) 2,5 bulan lalu kasus aktif berada di angka 12,9 persen atau 54 ribu orang, tapi saat ini sudah mencapai 123 ribu orang artinya terjadi peningkatan 122 persen," ungkapnya.

Baca juga: CDC Sebut Jarang Terjadi Reaksi Alergi Parah Akibat Vaksin Covid-19 

Menanggapi hal tersebut, pemerintah pun telah melakukan berbagai upaya guna menampung pasien covid-19. Terlebih angka lonjakan kasus ini dipicu oleh beberapa hari libur nasional yang dimanfaatkan masyarakat untuk berekreasi.

"Oleh karenanya, berbagai langkah dan upaya telah dilakukan oleh pemerintah. Rumah sakit telah ditambah, termasuk ketersediaan ruang ICU dan ruang isolasi," tuturnya.

Akan tetapi, menyediakan fasilitas terus-menerus tidak akan pernah cukup jika banyak orang masih melanggar protokol kesehatan. Seperti enggan memakai masker, menjaga jarak, apalagi mencuci tangan. Padahal, diketahui bahwa tangan merupakan sarang bakteri.

"Namun, itu saja enggak cukup. Saya mengajak bangsa Indonesia untuk menjalankan protokol kesehatan, karena inilah kunci utama untuk mencegah penularan," tukas Doni.

Baca juga: Jelang Vaksinasi Covid-19, Epidemiolog: Masyarakat Perlu Dijelaskan Lagi Manfaatnya 

Info grafis vaksin covid-19. (Foto: Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini