15 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba, Masyarakat Jangan Lupa Prokes

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 481 2343162 15-juta-dosis-vaksin-covid-19-tiba-masyarakat-jangan-lupa-prokes-rp8KFvbehQ.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Medical Xpress)

Pemerintah bersama sejumlah pihak lainnya terus berusaha untuk menekan angka persebaran Covid-19. Salah satu hal yang diwujudkan saat ini adalah datangnya 15 juta dosis vaksin Covid-19 keluaran Sinovac.

Vaksin tersebut didatangkan dalam bentuk curah menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada hari ini, Selasa (12/1/2020).

 Vaksin Covid-19

Namun hadirnya vaksin tidak serta merta virus corona dianggap selesai. Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, meski ada vaksin Covid-19, tetapi semua pihak tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

"Namun dalam berbagai kesempatan presiden selalu mengingatkan para menteri dan satgas, adanya vaksin ini jangan sampai membuat kita kendor. Vaksin ini harus diimbangi dengan protokol kesehatan (prokes)," ujar Doni seperti dikutip dari akun Youtube Sekretariat Negara.

Dalam artian, masyarakat harus tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, serta mencuci tangan menggunakan sabun, atau hand sanitizer dalam keadaan darurat.

"Inilah yang harus dipahami oleh kita semua bahwa vaksin harus paralel dengan kedisiplinan, vaksin harus paralel dengan kepatuhan dan ini enggak cukup untuk diri sendiri tapi harus dikembangkan dan ditularkan kepada orang yang ada di sekitar kita," jelasnya.

Ia berharap, dengan hadirnya vaksin Covid-19 di Indonesia yang juga diiringi dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat, kasus virus corona di Indonesia bisa segera berakhir. Dengan demikian, sektor kehidupan yang terdampak pun perlahan dapat pulih kembali.

Adapun langkah vaksinasi tersebut diambil karena lonjakan angka kasus positif yang meningkat tajam dalam 2,5 bulan terakhir. Jika pada November tahun lalu kasus positif yang terjadi adalah 53 ribu orang, kini mencapai hingga 123 ribu orang.

Baca Juga : Kecenya Amanda Manopo Pakai Sandal Rp3,8 Juta, Netizen: Uang Jajanku 3 Bulan

"Sampai saat ini kasus aktif mengalami pertambahan yang signifikan. 2,5 bulan lalu kasus positif Covid-19 ada di angka 12.9% atau 54 ribu orang, tapi saat ini sudah mencapai 123 ribu orang, artinya terjadi peningkatan signifikan," tukasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini