Viral! Tak Bayar Tagihan Bikin Tato, Pemuda Diikat di Pohon

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 612 2343072 viral-tak-bayar-tagihan-bikin-tato-pemuda-diikat-di-pohon-C2lWqRIqmA.jpg Pemuda diikat (Foto: Oddity)

Foto seorang pemuda telanjang dan dililit oleh foil plastik dan diikat di batang pohon, tengah viral di linimasa sosial media Vietnam.

Tak hanya terbungkus oleh foil plastik dan terikat di batang pohon pinggir jalan Kota Hanoi, Vietnam yang sedang musim dingin. Pemuda  tersebut juga mengenakan helm motor dan terpasang kertas bertuliskan tulisan bahasa Vietnam yang berarti ‘Saya benci membayar biaya tato’ di dadanya.

 pemuda diikat

Awalnya, orang-orang mengira kejadian ini hanyalah lelucon prank sesama teman atau aksi promosi dari seniman tato. Hingga akhirnya, seorang pria yang disebut NQT mengklaim dirinya sebagai seniman tato yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Dalam unggahan di akun sosial media miliknya, sang pemilik tattoo parlor tersebut menerangkan, pemuda yang ada di foto viral itu adalah salah satu customer yang datang ke tempat pembuatan tato miliknya untuk dibuatkan tato. Setelah proses pembuatan tato selesai dan waktu untuk membayar tiba, sang pemuda hanya membayarkan sebagian tagihan biaya tato dan tak pernah kembali untuk membayar sisa utangnya itu.

“Pemuda ini membuat tato di tangannya, tapi hanya membayar sebagian. Setelah itu ia tidak pernah kembali untuk membayar sisa utangnya, dan terus menghindar dari saya hingga hari ini. Jadi saya putuskan untuk menelanjanginya, melilitnya dengan plastik dan mengikatnya di pohon sebagai hukuman,” kata Mr.T, mengutip Odditycentral, Selasa (12/1/2021).

Tidak diketahui, berapa lama sang pemuda itu berdiri dalam keadaan terikat di pohon sambil menahan cuaca dingin Hanoi dengan temperatur di bawah 19 derajat celcius.

Untungnya, Mr T akhirnya merasa iba dan memutuskan untuk membebaskan sang pemuda yang berhutang kepada dirinya tersebut.

“Ia tidak punya uang untuk membayar tagihannya, tapi dia sudah saya maafkan,” pungkas Mr.T.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini