Bisakah Kita Tertular Covid-19 karena Virus Menempel di Rambut?

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 612 2343242 bisakah-kita-tertular-covid-19-karena-virus-menempel-di-rambut-kIwNEFqK2R.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KITA mungkin telah melindungi wajah dengan masker dan tangan dengan mencuci tangan. Tapi, pernahkah Anda berpikir apakah rambut Anda bisa membawa virus corona. Anda mulai berpikir mungkin daripada hanya mencuci tangan saat pulang, Anda juga harus keramas.

Tapi bisakah COVID-19 hidup dari rambut? Lebih khusus lagi, dapatkah virus yang menyebabkan COVID-19 menyebar dengan menumpang di rambut seseorang?

Melansir WebMD, Elizabeth Hanes, BSN, RN menjelaskan virus apapun, termasuk SARS-CoV-2 atau Covid-19, bisa menempel di rambut manusia. Tapi, dengan menempel di rambut bukan berarti Anda bisa terinfeksi dengan virus tersebut.

Virus corona melemah dengan cukup cepat begitu berada di luar tubuh. Dengan kata lain, virus dapat muncul di permukaan seperti rambut Anda tetapi tidak cukup kuat untuk membuat Anda sakit, jika Anda mencapai tubuh Anda.

Tapi, virus bisa saja masuk ke tubuh bagi beberapa orang yang suka mengigiti rambut mereka. "Jika Anda senang mengigiti ujung rambut Anda, mungkin Anda bisa sakit karena terkena virus di rambut Anda. Jadi, jangan gigiti rambut Anda," katanya.

Dalam tulisnya dia menjelaskan, rambut Anda baik di wajah atau di kepala, secara teratur menerima lapisan minyak dari kulit atau kulit kepala untuk melindunginya. Lapisan licin ini tidak hanya menyulitkan virus menempel pada helai rambut, tetapi memiliki efek antimikroba yang dapat menyebabkan kuman dan virus lebih cepat mati.

"Jadi, secara umum, Anda tidak perlu merasa terlalu khawatir tentang virus corona dari rambut Anda. Tetapi jika Anda khawatir, Anda dapat lebih sering keramas atau mandi," katanya.

Menurutnya, untuk menghentikan penyebaran virus ini, akan lebih efektif jika Anda memusatkan perhatian pada penggunaan masker setiap kali Anda pergi keluar, dan menghindari kontak dekat dengan siapa pun di luar rumah Anda.

"Jaga jarak setidaknya 2 meter dari orang lain saat Anda keluar, dan tetaplah sering-sering mencuci tangan, tetapi tidak perlu juga selalu keramas setiap kali Anda pulang dari luar rumah," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini