7 Kesalahan Penggunaan Masker yang Sering Dilakukan Banyak Orang

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 612 2343284 7-kesalahan-penggunaan-masker-yang-sering-dilakukan-banyak-orang-hbCMmpLVCf.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 mengajarkan semua orang tentang betapa pentingnya masker, menjadi salah satu cara paling efektif untuk memperlambat laju penyebaran Covid-19.

Tapi, meskipun sudah menjadi hal yang wajib selama satu tahun berjalannya pandemi Covid-19. Nyatanya masih banyak kesalahan soal pemakaian masker yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Perusahaan masker, Signs.com baru saja menggelar suatu studi tentang masker dengan melakukan survey kepada 1000 orang yang menggunakan masker. Mewarta Huffingtonpost, berikut ulasan singkat 7 kesalahan terkait penggunaan masker yang sering dilakukan banyak orang.


Tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah pakai masker

Sebanyak 35% partisipan diketahui tidak mencuci tangannya terlebih dahulu sebelum memakai masker di wajahnya. Sementara 43,7% lainnya mengaku terbiasa mencopot masker tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Dikatakan oleh epidemiologi, Rashid Chotani, untuk menghindari transmisi virus kita sebaiknya memang harus mencuci tangan dulu sekitar 20-30 detik sebelum dan sesudah memakai masker. Infeksi dengan mudah berpindah dari tangan ke hidung, mulut, dan area mata.

masker

Tidak membersihkan wajah usai pakai masker

Sebanyak 31,9% partisipan diketahui tidak membersihkan wajahnya setelah memakai masker. Teresa Bartlett, senior medical adviser menuturkan, ritual mencuci wajah hingga bersih setelah pakai masker itu wajib hukumnya. Membersihkan wajah lebih sering, bisa membantu menghindari timbulnya jerawat akibat pemakaian masker.


Berbagi masker dengan orang lain

Jangan kaget, faktanya hampir 25% orang yang disurvei pernah berbagi masker dengan orang lain tanpa dicuci terlebih dahulu. Dokter dan ahli bedah THT, Gan Eng Cern menerangkan berbagi masker sama saja berbagi cairan dengan orang lain.

“Masker kain menyerap droplet dan keringat, jadi ketika dikenakan oleh orang lain maka pada dasarnya Anda menyebarkan cairan Anda ke orang lain,” katanya.

Rivka Abulafia-Lapid, kepala laboratorium vaksinasi sel imunologi di Hadassah Hebrew University Medical Center, Israel, menjelaskan, di luar Covid-19 setiap orang disebutkan itu membawa bakteri dan virus sendiri-sendiri. Patogen ini bisa berpindah ke masker yang dipakai.

“Ketika seseorang menggunakan masker orang lain, mereka akan mendapatkan bakteri dan virus dari orang itu, termasuk Covid-19,” jelas Rivka.

Pakai ulang masker sekali pakai

tahukah Anda, sebanyak 44,2% partisipan mengaku memakai masker sekali pakai (disposable mask) berulang kali sebelum akhirnya dibuang. Padahal, seperti namanya masker itu dirancang hanya untuk satu kali pakai.

“Masker disposable itu hanya boleh dipakai sekali selama satu hati. Kemudian dibuang, karena masker ini cepat merusak kemampuan untuk menyaring partikel, membawa mikroorganisme dan jadi kotor,” ujar Profesor Jagdish Khubchandani, professor kesehatan masyarakat di New Mexico State University.


Tidak mencuci masker kain

10,6% partisipan kedapatan masih sering tidak langsung mencuci masker kain setelah digunakan bahkan hingga 2 pekan lamanya. Padahal seperti rekomendasi CDC, masker kain yang bisa dipakai berulang kali harus langsung dicuci setiap selesai digunakan.

masker

Tidak menutupi hidung dan mulut

Banyak terlihat orang suka menurunkan maskernya ke area dagu kan? Menggunakan masker dalam durasi yang lama, tidak menjadikan pemakaian masker setengah-setengah ini jadi benar. Justru memakai masker tapi tidak menutupi hidung dan mulut adalah suatu kesalahan yang harus dihindari.

“Cara pakai half-mask ini benar-benar menghilangkan manfaat dari memakai masker. Masker digunakan harus secara aman, menutupi mulut dan hidung dengan aman setiap saat agar dapat digunakan secara efektif untuk melindungi diri sendiri dan orang lain di sekitar Anda, dari penularan virus,” tutur ahli imunologi Mark Fischer.

Salah cara penyimpanan

Cara bagaimana kita menyimpan masker juga sangat penting. Lokasi tempat kita menyimpan masker di rumah, seperti disebut ahli imunolog Chris Xu, idealnya ditempatkan di spot yang jauh dari orang lain, penghuni lain di rumah tersebut. Saat meletakkan masker, pastikan tangan sudah dicuci bersih dan hanya bagian tali masker yang tersentuh oleh tangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini