Sekjen MUI Tegaskan Vaksinasi Bagian dari Ikhtiar Mengatasi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 481 2343659 sekjen-mui-tegaskan-vaksinasi-bagian-dari-ikhtiar-mengatasi-covid-19-YglcPZsoLb.jpg Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Jcomp/Freepik)

PROSES vaksinasi covid-19 di Indonesia resmi dimulai pada hari ini, Rabu 13 Januari 2020. Presiden Joko Widodo pun menjadi orang pertama yang disuntik vaksin virus corona. Tidak hanya Kepala Negara, sejumlah pejabat, pemuka agama, serta tokoh masyarakat juga ikut divaksin.

Salah satunya adalah Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) dr Amirsyah Tambunan. Ia mendapat kesempatan ikut dalam program vaksinasi covid-19 tahap pertama. Dirinya mengatakan program vaksinasi ini menjadi salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan masyarakat selama masa pandemi covid-19 belum reda.

Baca juga: Selfie Bareng Presiden Jokowi Usai Divaksin, Raffi Ahmad: Jangan Takut Vaksin Guys! 

"Saya mendapat kesempatan untuk vaksinasi tahap pertama. Mudah-mudahan ini bagian dari ikhtiar yang bisa dilakukan, salah satunya adalah vaksinasi dan menegakkan protokol kesehatan. Dengan iman, Insya Allah kita imun," ungkap dr Amirsyah, seperti dikutip dari siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (13/1/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan vaksinasi bukan sepenuhnya melindungi seseorang dari covid-19. Maka itu, menegakkan protokol kesehatan lebih ketat sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penularan covid-19.

Baca juga: Ini Tahapan yang Dilalui Presiden Jokowi Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19 

Caranya yakni disiplin menggunakan masker, jaga jarak, olahraga, mencuci tangan, istirahat cukup, makan dengan sempurna, serta tidak lupa berdoa dan tawakal.

"Vaksinasi ini adalah bagian dari ikhtiar untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan tubuh bersama. Hendaknya bisa kita lakukan minimal 70 persen dari masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, anjuran yang kami sampaikan melalui MUI melalui Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021 mari kita sukseskan vaksin yang halal dan thayyib. Thayyib artinya efektif, aman, sehingga bermanfaat untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Mohon doa dan ikhtiar kepada Tuhan semoga kita bisa terbebas dari pandemi covid-19," jelasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini