Setelah Dapat Vaksin Covid-19, Perlukah Presiden Jokowi Karantina Mandiri?

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 00:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 612 2343964 setelah-dapat-vaksin-covid-19-perlukah-presiden-jokowi-karantina-mandiri-UirQm1giYf.jpg Presiden Jokowi. (Foto: MNC)

HARI ini Presiden Jokowi menjalani vaksinasi perdana Covid-19 milik Sinovac. Vaksinasi perdana ini dilakukan, setelah mendapatkan izin penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Vaksinasi Covid-19 sendiri, dilakukan dengan memasukan zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit yang berbahaya.

Melansir Instagram @pedulilindungi.id, Vaksin dapat mengandung bakteri, racun, atau virus yang telah dilemahkan atau sudah dimatikan. Saat dimasukkan ke dalam tubuh seseorang, vaksin akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi terhadap virus tersebut.

Lantas, apakah setelah mendapatkan vaksin seseorang harus melakukan karantina, lantaran berpotensi menjadi carier dengan adanya virus di dalam tubuh?

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Faqih mengatakan, vaksin yang digunakan dalam vaksin Covid-19 ini adalah virus yang sudah mati.

"Vaksin itu isinya virus yang dimatikan, tidak jadi carier dan tidak perlu isolasi," katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Dengan demikian, semua yang mendapatkan vaksin Covid-19 bisa langsung melakukan aktivitas seperti biasa.

Sekadar informasi, selain Presiden Jokowi, artis Raffi Ahmad juga salah satu orang yang menerima vaksin Covid-19. Termasuk, Daeng Mohammad turut menjadi orang yang mendapat vaksin covid-19 di Istana Negara pada hari ini.

Dalam kesempatan yang sama dr Daeng menerangkan fungsi dan pentingnya vaksinasi covid-19 yang dilakukan pemerintah. Ia berharap dengan pemberian vaksin dapat menekan tingkat risiko dan angka kematian para tenaga kesehatan yang berjuang mengatasi pandemi virus corona.

Sebagaimana diketahui, program vaksinasi covid-19 tahap pertama resmi dimulai pada hari ini dan diawali di Istana Negara, Jakarta Pusat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntik vaksin, diikuti jajaran Kabinet Indonesia Maju serta tokoh masyarakat.

Adapun tujuan vaksinasi untuk cepat terbentuknya kekebalan pada tubuh masyarakat. Dengan tubuh kebal dan memiliki antibodi sehingga bisa mencegah covid-19. Kalau kekebalan tubuh terbentuk maka akan mengurangi angka gugurnya tenkes yang tinggi yakni di atas 500 orang di seluruh Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini