Menkes Budi: Awal Februari 2021 Kita Punya 12 Juta Vaksin

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 481 2344453 menkes-budi-awal-februari-2021-kita-punya-12-juta-vaksin-C32qSKpXe6.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: USC News)

Sebanyak 15 juta bahan baku vaksin Covid-19 dari PT Sinovac Biotech diketahui sudah didatangkan dari China ke Indonesia. Sebanyak 15 juta bahan baku ini sudah tiba di Indonesia, pada Selasa 12 Januari 2021 menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia.

Selanjutnya, belasan juta bahan baku vaksin ini akan diolah oleh PT Bio Farma selaku otoritas yang berwenang terkait vaksin Covid-19 di Indonesia. Proses pengolahan bahan baku vaksin sampai nanti menjadi vaksin jadi ini sendiri, memakan waktu kurang lebih selama satu bulan lamanya.

 Menkes Budi

Usai Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Widodo pada Senin 11 Januari lalau, Menkes Budi Gunadi mengatakan, sekiranya dari 15 juta bahan baku vaksin tersebut akan menghasilkan 12 juta vaksin jadi pada awal Februari 2021.

“Akan bisa diproses oleh Bio Farma dalam jangka waktu satu bulan, sehingga nanti di awal Februari kita sudah punya 12 juta vaksin jadi, dari 15 juta bahan baku ini,” ujar Menkes Budi, mengutip akun chanel Youtube resmi Sekretariat Presiden, Kamis (14/1/2021).

Selanjutnya, di kesempatan yang sama Menkes Budi juga sudah memohon bantuan pihak pemerintah pusat, daerah dan badan swasta terkait soal distribusi 426 juta dosis vaksin ke seluruh pelosok Tanah Air. Mengingat, distribusi vaksin Covid-19 ini membutuhkan jalur dingin yang rumit.

“Distribusi vaksin butuh jalur logistik dingin, ini lebih kompleks daripada yang kita duga. Saya kemungkinan sangat butuh bantuan untuk membantu kami. Kalau nanti ada kesulitan untuk bisa menyalurkan 426 juta dosis vaksin ini ke seluruh Indonesia, kalau saatnya tiba, dimohon mari kita bantu bersama-sama,” pungkas Menkes Budi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini