Tenang, Autoimun Tak Tingkatkan Risiko Kematian ketika Terinfeksi Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 23:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 481 2344670 tenang-autoimun-tak-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terinfeksi-covid-19-66rZKVu6Jv.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

COVID-19 merupakan penyakit baru yang dapat menyerang siapa saja. Tidak peduli bagaimana riwayat kesehatan Anda, usia, hingga gaya hidup Anda, virus corona ini bisa saja menyerang tubuh Anda.

Ada beberapa kondisi yang bisa memperberat penyakit ini, yakni ketika Anda memiliki penyakit bawaan, seperti reumatik autoimun misalnya. Berdasarkan data yang dipaparkan Oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Suryo Anggoro menunjukkan bahwa penyakit tersebut dapat meningkatkan risiko perawatan akibat Covid-19.

"Beberapa data penelitian menunjukkan bahwa menderita penyakit autoimun dapat meningkatkan risiko perawatan Covid-19, namun tidak meningkatkan risiko kematian akibat Covid-19," jelas dr. Suryo.

Akan tetapi, lanjut dr. Suryo, risiko perawatan tidak semata berkaitan dengan jenis penyakit autoimun. Karena, masih ada banyak faktor yang perlu dilihat tergantung dari tingkat keparahan yang dirasakan pasien.

Sementara itu, banyak penelitian yang juga menunjukkan bahwa mengonsumsi obat penurun imun atau agen biologi tidak meningkatkan risiko terinfeksi Covid-19 yang berat.

"Jadi jangan takut untuk tetap berobat di tengah pandemi ini, jangan juga menghentikan pengobatan sendiri karena khawatir akan Covid-19. Jika ingin menurunkan dosis atau menghentikan, lebih baik konsultasi terlebih dahulu dengan dokter masing-masing," ujarnya.

Terakhir, dr. Suryo pun menjelaskan, ada beberapa faktor risiko yang mengalami Covid-19 dengan tingkat keparahan yang lebih berat yang ditentukan oleh usia, obesitas, penyakit penyerta (diabetes, jantung, paru-paru), penggunaan steroid dosis tinggi (dosis metilprednisolon lebih dari 8 mg per hari.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini