Nekat Suntikkan Jamur ke Tubuh, Pria Ini Gagal Ginjal

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 612 2344375 nekat-suntikkan-jamur-ke-tubuh-pria-ini-gagal-ginjal-sXsaW5NGaK.jpg Menyuntikkan jamur (Foto: NY Post)

Aksi nekat dan penuh keberanian, memang hasilnya terkadang tak semulus yang diharapkan. Alih-alih manfaat, yang terjadi justru menjadi musibah.

Inilah yang dialami oleh seorang pria berusia 30 tahun di Nebraska, Amerika Serikat. Seperti dilapor Ny Post, Kamis (14/1/2021) pria yang tak disebutkan namanya tersebut diketahui melakukan eksperimen medis terhadap dirinya sendiri dengan memasukkan jamur psilocybin atau yang lebih familiar dengan sebutan ‘magic mushrooms’ ke dalam darahnya, dengan tujuan menghilangkan penggunaan obat opioid.

 suntik

Ia nekat menyuntikkan teh yang terbuat dari jamur psilocybin, daripada mengkonsumsinya dengan cara seperti biasa. Aksi nekatnya tersebut membuat sang pria yang disebutkan mengidap kelainan bipolar tipe 1 tersebut dilarikan ke ruang instalasi darurat rumah sakit di Nebraska, karena mengalami muntah darah, diare, mual, kelelahan, dan visualisasi seperti penyakit kuning.

Dari keterangan dokter dalam laporan jurnal medis tentang insiden tersebut. Saat tiba di rumah sakit, pria itu sudah tak bisa berbicara dengan jelas. Hasil tes pemeriksaan medis kemudian menunjukkan, organ hati pria itu telah terluka oleh jamur yang menginfiltrasi.

Selain itu ginjalnya juga sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan kata lain, pria tersebut mengalami kegagalan organ tubuh.

Dokter kemudian mengetahui bahwa pria itu telah berhenti minum obat untuk penyakit mental yang ia idap, yang mana hal ini memicu timbulnya kondisi mania dan depresi. Hasil tes memperlihatkan, jamur yang dimasukkan ke dalam tubuhnya tersebut terlihat ada di dalam darah sang pria nekat tersebut.

Sebagai akibatnya, pria itu dikatakan lebih lanjut sampai harus dirawat di rumah sakit selama tiga pekan agar bisa pulih. Dengan kondisi sudah menggunakan ventilator dan dipasangkan ke mesin yang dapat menyaring darah dari racun.

Menurut laporan kasus, kini akhirnya setelah 22 hari dirawat di rumah sakit, pria tersebut bisa pulih dan pulang dari rumah sakit dengan diresepkan rangkaian antibiotik dan satu perawatan antijamur.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini