Setelah Divaksin Mesti Diam Menunggu 30 Menit, Ini Tujuannya

Antara, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 02:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 481 2344687 setelah-divaksin-mesti-diam-menunggu-30-menit-ini-tujuannya-inz8onGfdI.jpg Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Jcomp/Freepik)

ADA beberapa hal yang mesti dilakukan setelah disuntik vaksin covid-19. Seperti diterapkan Presiden Joko Widodo usai divaksin beberapa hari lalu, ia diam menunggu selama 30 menit. Ini untuk memantau dan memastikan tidak ada kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI).

"Sebagian besar (KIPI, red) terjadi dalam rentang waktu 30 menit," ungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, seperti dikutip dari Antara, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Belum Percaya Vaksin Covid-19? Ini Pesan Ariel Noah untuk Anda 

Hal senada diungkapkan dokter spesialis penyakit dalam konsultasi alergi imunologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Iris Rengganis. Dia mengungkapkan, prosedur ini berlaku untuk setiap vaksin, bukan hanya vaksin covid-19.

KIPI bisa terjadi dengan menimbulkan beragam gejala yakni sifatnya lokal semisal nyeri bekas suntikan, bengkak di lokasi suntikan dan kemerahan pada pada bekas suntikan, atau sistemik seperti demam dan sakit kepala.

Orang juga bisa mengalami reaksi alergi dan ini tidak bisa diduga. Namun, para petugas kesehatan umumnya sudah menyiapkan zat penawar yang disebut Anafilaktik Kit.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan, kasus alergi usai divaksin covid-19 jarang terjadi. Menurut CDC, ada sekira 11,1 persen kasus reaksi alergi parah per 1 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19.

Baca juga: Sama dengan Raffi Ahmad, Ariel Noah Usai Divaksin: Sejauh Ini Enggak Pegal 

Meski begitu, kenyataan ini tidak seharusnya membuat orang takut mendapat vaksin covid-19, sebab tetap merupakan proposisi nilai yang baik.

"Sebelum divaksinasi harus ada edukasi mengenai efek samping vaksin, dan penjelasan jika terjadi efek samping setelah diobservasi 30 menit. Semua ini harus dijelaskan, dan sudah disiapkan penanganannya bila terjadi," tutur Iris.

Di sisi lain, Siti Nadia Tarmizi merekomendasikan orang yang mengalami KIPI segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan.

"Kalau ada gejala-gejala segera datang ke fasyankes. Kan vaksinnya aman dan efek samping kurang dari 1 persen, tetapi tetap harus diantisipasi," kata dia.

Sementara Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono yang mendapat kesempatan divaksin pada hari Kamis kemarin mengungkapkan tidak merasa sakit, pegal, atau demam. Kendati begitu, dia tetap diobservasi usai divaksin.

Baca juga: Jangan Keliru, Ini Beda Vaksinasi dan Imunisasi 

Ilustrasi vaksin covid-19

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini