Vaksinasi Covid-19 Dimulai, BPJS Kesehatan Klaim 13 Ribu Faskes Sudah Siap

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 612 2345013 vaksinasi-covid-19-dimulai-bpjs-kesehatan-klaim-13-ribu-faskes-sudah-siap-H7uJ8H6niN.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PROGRAM vaksinasi Covid-19 dimulai dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pelopor, orang yang pertama kali disuntik setelah mendapatkan izin dari Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM). Selain Presiden Jokowi, ada beberapa orang lainnya yang ikut disuntik vaksin tersebut.

Setelah itu, perlahan-lahan proses vaksinasi di seluruh pelosok Tanah Air pun mulai dijalankan. Terkait teknis program vaksinasi nasional agar bisa berjalan lancar tanpa hambatan, BPJS Kesehatan diketahui menyiapkan aplikasi Primary Care Vaksinasi (P-Care Vaksinasi).

Dari siaran pers yang diterima Redaksi Okezone, Jumat (15/1/2021) P-Care Vaksinasi ini adalah bagian terintegrasi dari Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19, fungsi dari aplikasi ini adalah akan mendukung proses pencatatan dan pelaporan pelayanan vaksinasi di fasilitas kesehatan (faskes).

Terkait, P-Care Vaksinasi BPJS Kesehatan sendiri telah melakukan sosialisasi di akhir 2020 kepada Dinas Kesehatan serta fasilitas kesehatan agar saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan dengan lancar.

Dari keterangan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, pihaknya memastikan sejumlah belasan ribu faskes di Tanah Air, telah terintergrasi dengan sistem ini.

“Sebanyak 13.341 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia sudah terintegrasi dengan P-Care Vaksinasi. Data hasil input P-Care Vaskinasi akan terintegrasi pada tabulasi dan dashboard Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN)," katanya.

"Data hasil layanan vaksinasi ini diharapkan bisa bantu pemerintah, dalam upaya pengendalian Covid-19 dan menyukseskan program vaksinasi nasional,” jelas Fachmi Idris.

Kepada masyarakat umum, BPJS Kesehatan mengimbau agar masyarakat bisa berpartisipasi menyukseskan program vaksinasi nasional agar pandemi Covid-19 ini bisa dikendalikan dan dikurangi.

Soal keamanan dan status halal vaksin yang mungkin masih diragukan sebagian masyarakat. Fachmi menyebut, dengan vaksinasi pada sosok kepala negara, seharusnya keraguan soal vaksin Covid-19 ini sudah tidak ada lagi.

“Bapak Presiden sendiri sudah divaksinasi, ini artinya vaksin sudah jelas terbukti aman dan halal. BPJS Kesehatan akan mendukung penuh program vaksinasi dengan segala sumber daya yang dimiliki. Kami mengimbau masyarakat juga terus bergotong royong bersama mengatasi pandemi Covid-19,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini