Sering Gagal saat Bikin Kue? Coba Cermati Cara Masukkan Telurnya

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 298 2346626 sering-gagal-saat-bikin-kue-coba-cermati-cara-masukkan-telurnya-tnd2vfDIzS.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BAGI yang hobi membuat kue, selama ini saat membaca resep membuat suatu kue pasti menyadari tentang instruksi saat memasukkan telur. Dalam uraian resep kue-kuean, biasanya telur disarankan untuk dimasukkan satu-persatu.

Kenapa demikian? Mungkin sebagian orang berpikir kenapa mesti repot satu persatu jika bisa langsung semua jumlah telur dimasukkan sekaligus, karena yang penting bahan telur tidak terlewatkan dalam resep.

Well, jangan salah! Untuk urusan membuat kue dan cookies, konsistensi adonan yang persisi itu adalah kunci. Mencampurkan bahan-bahan hingga akhirnya menjadi adonan harus dilakukan teliti.

kue

Melansir Fox News, jika telur dimasukkan ke dalam adonan secara perlahan, satu demi satu maka tahapan ini akan memberi kesempatan pada adonan untuk saling mengenal, bersatu lalu menjadi satu. Jika Anda menambahkan telur sekaligus, maka campuran lemak-mentega tidak akan dapat menyerap semuanya dan tidak akan menghasilkan suspensi yang bagus.

Membuat adonan kue sama artinya dengan membuat emulsi, yang dimulai dengan mencampurkan krim mentega yang creamy bersama dengan gula. Jika dilakukan dengan tepat, di tahap ini kita bisa mendapatkan campuran adonan yang lembut.

Lemak atau minyak pada dasarnya tidak bisa menyatu, ketika kita menambahkan telur ke dalam campuran krim adonan. Inilah proses tahapan membuat air dan minyak bisa menyatu, dengan mencoba untuk menahan air di dalam telur ke dalam lemak, yang secara ilmiah dikenal sebagai emulsi.

Hampir semua kandungan air dalam telur itu berasal dari bagian putihnya, sementara kuning telur sebagian besar mengandung lemak tapi juga mengandung lesitin yang merupakan kunci untuk membantu menciptakan emulsi pada adonan kue. Lesitin inilah yang berfungsi untuk mengikat air dan lemak, selama tahapan memasukkan telur dilakukan secara perlahan dan lembut.

Untuk diketahui, adonan kue harus punya emulsi yang baik. Sebab jika emulsinya buruk, maka hasilnya bisa membuat kue kering menyebar mengembang berlebihan dari yang biasanya. Bisa juga mengembangnya miring, atau hasil panggangan terasa keras dan kering.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini