PSBB, Banyak Orang Pilih Layanan Kesehatan Secara Online

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 481 2346325 psbb-banyak-orang-pilih-layanan-kesehatan-secara-online-5nRQ6Im3GL.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 masih mengancam dunia, gaya hidup sehari-hari pun harus diubah. Anda harus sering berdiam diri di rumah demi meminimalisir kontak dengan orang lain.

Dari segala sisi baik itu bekerja, sekolah, belanja atau sekalipun pergi ke dokter dan membeli obat-obatan ketika sakit. Apalagi pemerintah memperketat gerak masyarakat di beberapa kabupaten Jawa-Bali lewat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Diakui COO Lifepack & Jovee Hari Novferdianto, penerapan PSBB memberikan kontribusi positif terhadap layanan kesehatan secara online. Aturan dalam pembatasan aktivitas tentunya memerlukan solusi bagi masyarakat agar tetap bisa mengakses layanan kesehatan.

 Obat

"Pembelian obat online saja bisa meningkat sebesar 50%. Peningkatan pembelian obat ini tidak lepas dari menurunnya aktivitas luar ruangan yang dilakukan masyarakat," terang dia lewat keterangan resminya.

Bahkan berdasarkan survei yang dikeluarkan oleh Bank DBS pada bulan Oktober 2020 kepada 545 responden menunjukan bahwa, 72% responden berencana untuk mengurangi aktivitas di luar rumah setelah pandemi Covid-19 berakhir. Adapun, 25% responden lainnya akan memiliki intensitas yang sama ketika di luar rumah, seperti sebelum pandemi. Sedangkan, 3% responden memilih untuk meningkatkan intensitas beraktivitas di luar rumah setelah pandemi.

“Perubahan perilaku masyarakat mengalami pergeseran yang cukup signifikan akibat pandemi. Biasanya berbagai aktivitas di luar ruangan menjadi suatu hal yang biasa, sekarang masyarakat lebih memilih untuk tetap berada di rumah, dikarenakan alasan kesehatan menjadi yang paling penting.

Ferdi menegaskan, pilihan tetap berada di rumah adalah karena saat ini masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Seperti halnya kebutuhan akses layanan kesehatan dari mulai menebus resep obat secara online, hingga dapat berkonsultasi dengan dokter tanpa harus keluar rumah.

Selama pandemi ini, ungkap Ferdi, ada tiga kategori obat dengan penjualan tertinggi. Antara lain obat pereda demam, penunjang imunitas tubuh, dan obat untuk mengatasi masalah pencernaan.

“Ke depan, dengan semakin meningkatnya pembelian obat secara online, pelayanan pun akan menghadirkan inovasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.” tutup Ferdi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini