Demi Hemat Uang Masker Sekali Pakai Digunakan Berulang Kali, Amankah?

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 481 2346337 demi-hemat-uang-masker-sekali-pakai-digunakan-berulang-kali-amankah-BDabc2wnvs.jpg Masker sekali pakai (Foto: SCMP)

Masker sekali pakai atau disposable mask, seperti namanya adalah masker yang bukan ditujukan untuk penggunaan dalam waktu lama. Jadi hanya dipakai sekali lalu dibuang ke tempat sampah.

Tapi tak menampik, untuk lebih menghemat uang, mengurangi sampah, banyak orang yang memakai masker sekali pakai ini lebih dari satu kali alias berulang kali. Bakhkan ada orang yang mencucinya untuk dipakai kembali.

 masker sekali pakai

Tindakan ini, bisa menimbulkan risiko kesehatan. Maka tak heran, para pakar kesehatan memperingatkan orang-orang agar tidak memakai masker yang usang, sudah lama tersebut berulang kali.

Mengutip South China Morning Post, Senin (18/1/2021), disebutkan oleh Robert Landsiedel, Vice Chairman Society for Toxicology, Jerman, masker sekali pakai yang telah usang dapat melepaskan lebih banyak serat dibandingkan masker yang baru.

Walau disebutkan serat tersebut umumnya, tidak akan terhirup ke saluran pernapasan yang lebih dalam dan oleh karena itu tidak dapat menimbulkan efek berbahaya di bagian ini. Tapi perlu diingat, masker lama ini bisa mengiritasi kulit, selaput lendir, dan saluran pernapasan bagian atas.

Meski kesimpulan penelitian dari para peneliti yang dipublikasikan tahun 2020 di World Allergy Organisation Journal menyebutkan, masker bedah bisa mempertahankan kemampuannya untuk memfilter partikel virus yang potensial walau dipakai berulang kali.

Namun ingat, World Health Organization (WHO) sendiri sudah menyatakan bahwa masker medis diperuntukkan hanya untuk sekali pemakaian dan setiap orang yang memakainya harus langsung membuang masker bekas pakai itu ke tempat sampah yang tertutup.

Bagi Anda yang masih bersikukuh atau yakin mau menggunakan masker bedah sekali pakai, lebih dari sekali. Mungkin bisa menerapkan metode pemakaian ulang masker dari grup Adios Corona, kelompok ilmuwan dari Perancis, yang menerangkan tentang metode amplop.

Tapi perlu diingat, masker bedah yang di-reuse di sini, adalah dimaksudkan untuk digunakan pada masker yang cenderung punya sedikit paparan virus (dari penelitian menunjukkan, selama satu pekan sebagian besar virus sudah inaktif pada masker bedah) dan dipakai oleh orang-orang yang tidak dianggap berisiko tinggi terinfeksi virus corona.

 Baca juga: Syuting Ikatan Cinta, Amanda Manopo Pakai Sepatu Rp12 Juta

Metode amplop ini sendiri adalah, setelah masker bedah tersebut dipakai masukkan ke dalam amplop kertas lengkap dengan tulisan tanggal hari itu. Kemudian diamkan setidaknya selama tujuh hari (sebaiknya di bawah sinar matahari atau alat pemanas). Lalu dirotasi dengan masker yang ada di amplop-amplop lainnya. Untuk penggunaan amplop, pilih amplop baru dan bersih untuk setiap masing-masing masker.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini