Cerita Dokter Hamil Disuntik Vaksin Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 481 2346390 cerita-dokter-hamil-disuntik-vaksin-covid-19-uTqUrxLM7x.jpg Dokter hamil disuntik vaksin Covid-19 (Foto : Nypost)

Sebelum akhirnya divaksin Covid-19, seorang dokter bernama Elizabeth Espinal yang hamil 5 bulan berdebat dengan sang suami yang menolak istrinya divaksin. Pro dan kontra ini jadi gambaran nyata kondisi saat ini.

Terlebih, mereka yang hamil, keputusan untuk disuntik vaksin Covid-19 adalah sesuatu yang dianggap besar. Namun, Espinal yang merupakan ahli bedah syaraf tersebut mampu meyakinkan suaminya yang berprofesi sebagai koki untuk menyetujui perjanjian vaksinasi Covid-19.

"Suami saya memiliki beberapa alasan keberatan yang banyak dilontarkan orang awam atau mereka yang tidak di bidang medis," kata Espinal, dikutip dari New York Post. "Di sisi lain, aku ingin divaksin karena persetujuan dua pihak, karena ada bayi yang sedang saya kandung," lanjutnya.

Dokter Hamil

Di sisi lain, pro dan kontra mengenai ibu hamil mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih menggema di masyarakat, terlebih Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) belum mengeluarkan rekomendasi apakah ibu hamil harus menjalani pemeriksaan inokulasi terlebih dulu atau tidak.

Baca Juga : Bolehkah Ibu Hamil Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Kata Peneliti

Meski begitu, Espinal yang merupakan tenaga kesehatan di Northwell Health tetap yakin dengan keputusannya untuk divaksin. Bukan tanpa alasan, ia mengantongi banyak pernyataan dari dokter kandungannya, pun dokter di tempatnya bekerja.

"Saya melihat apapun dengan sangat ilmiah, menimbang risikonya seperti tertular Covid-19 ataupun kasus kelahiran prematur. Tapi, sejauh ini belum ada risiko yang langsung mengarah ke ibu hamil, selain efek samping normal dari siapapun yang baru menerima vaksin," terangnya.

CDC sendiri menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 tidak mungkin menimbulkan risiko bagi ibu hamil. Lagipula, tenaga kesehatan yang sedang hamil tidak dilarang untuk divaksin Covid-19.

Pernyataan CDC tersebut pun diamini American College of Obstetricians and Gynecologists dan Society for Maternal-Fetal Medicine (SMFM). Kedua organisasi tersebut merekomendasikan pasien untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mereka tentang risiko dan manfaat vaksin sebelum memutuskan untuk divaksin.

Juru Bicara SMFM, dr Jacqueline Parchem, yang siap melahirkan pada Februari 2021 pun memperlihatkan foto dirinya baru saja disuntik vaksin Covid-19 di Twitter belum lama ini. "Saya disuntik vaksin Covid-19 untuk semua orang hamil," tulisnya di keterangan foto.

Ibu Hamil

Ada maksud di balik keputusannya membagikan momen penting tersebut di media sosial. Pertama, untuk menawarkan jaminan keamanan dan tujuan lainnya adalah untuk menunjukkan pada semua ibu hamil bagaimana kondisi tersebut tidak usah khawatir untuk divaksin Covid-19.

"Kami berada dalam masa yang sangat sulit ketika orang-orang sulit membedakan mana informasi yang benar, mana yang salah, mana informasi yang bisa dipercaya, mana yang tidak," kata Parchem. "Dan kami hadir untuk masyarakat untuk menjawab keraguan. Karena itu saya berani divaksin dan saya bagikan momen tersebut di media sosial," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini