Es krim Terkontaminasi Corona, Diduga dari Orang yang Terinfeksi Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 481 2346400 es-krim-terkontaminasi-corona-diduga-dari-orang-yang-terinfeksi-covid-19-z5sg3B4mBK.jpg Covid-19 ditemukan pada es krim di China (Foto : Memo)

Kabar buruk terkait Covid-19 kembali datang dari China. Kali ini berhubungan dengan produk es krim.

Dilapor Fox News, Senin (18/1/2021) tiga sampel es krim dari perusahaan produsen makanan, Tianjin Daqiaodao Food Company di China menunjukkan hasil tes Covid-19 yang positif.

Sky News melaporkan, hal ini membuat Tianjin Daqiaodao Food Company harus membuang sekitar 2089 kotak produk es krim yang terkontaminasi virus corona tersebut. Meskipun, pejabat resmi setempat menyakini sebetulnya, jumlah es krim yang sudah terkontaminasi tersebut berjumlah 4836, yakni dua kali lipat lebih dari es krim yang sudah dibuang.

Es Krim

Lebih dari setengah total kotak es krim sudah didistribusikan untuk penjualan, ketika hasil tes Covid tersebut keluar. Isu ini juga telah diketahui pihak potoritas regulasi pasar di provinsi lain di China, selain di Tianjin di mana tempat es krim dikirim. Sementara kepada para pelanggan yang mungkin telah membeli produk es krim tersebut, diinformasikan untuk segera melaporkan kondisi kesehatan mereka kepada pejabat masyarakat setempat.

Baca Juga : Mau Registrasi Vaksin Covid-19, Begini Caranya

Menurut laporan yang beredar, sebanyak 1662 orang karyawan telah menjalani tes Covid-19 pada Kamis lalu dan kini tengah melakukan karantina.

Para pejabat resmi, menyakini virus SARS-CoV-2 tersebut bisa bertahan hidup di es krim karena suhu temperature dingin yang ada pada es krim. Kemungkinan besar ditularkan dari orang yang terinfeksi Covid-19. Dr. Stephen Griffin, ahli virologi dari University of Leeds, mengatakan kemungkinan kontaminasi ini terjadi sekali saja.

“Tentu, semua tingkat kontaminasi tidak dapat diterima dan selalu menimbulkan masalah, tetapi kemungkinan besar ini adalah akibat dari masalah dengan pabrik produksi, kata Dr. Stephen.

Sementara itu, dari investigasi epidemiologi awal, terungkap bahwa mengungkapkan bahwa Tianjin Daqiaodao Food Company memproduksi sejumlah es krim menggunakan bahan mentah termasuk di dalamnya yakni susu bubuk yang diimpor dari Selandia Baru dan bubuk whey yang diimpor dari Ukraina.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini