Bule Ini Dihujat Usai Bagikan Cerita Hidup Mewah dengan Biaya Murah di Bali

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 612 2346267 bule-ini-dihujat-usai-bagikan-cerita-hidup-mewah-dengan-biaya-murah-di-bali-Q6Wpuh9dzW.jpg Pulau Bali (Foto: Inst Balilife)

Belum lama ini netizen dihebohkan dengan cuitan seorang warganegara asing (WNA) di media sosial Twitter yang membagikan pengalaman hidupnya setelah tinggal di Bali. Cuitan tersebut dibagikan oleh akun @kristentootie atau Kristen Gray.

Pada unggahan pertamanya, ia menjelaskan bahwa ia telah pindah dari Amerika sejak usianya menginjak 20 tahun. Kini ia tinggal di Bali selama kurang lebih satu tahun bersama pacarnya. Unggahan itu pun berlanjut, di mana Kristen mulai menceritakan bagaimana dirinya bisa berada di Bali.

 bule hidup mewah di bali

Kejadian bermula pada 2019, di mana ia berjuang untuk mendapatkan pekerjaan. Ia pun berusaha untuk membuat usaha supaya dapat bertahan hidup dan berkembang. Setelah ditolak dari berbagai pekerjaan di Amerika dan hidup seadanya. Lalu pacarnya memutuskan untuk mengajaknya pergi ke Bali.

Setelah menginjakkan kakinya di Pulau Dewata, Kristen mengaku sangat kagum dengan pesona yang ada di Bali. Di sisi lain, ia menilai kehidupan di Bali juga jauh lebih murah ketimbang di negara asalnya.

Ia mengatakan, ia menghabiskan sekira Rp18,2 juta untuk menyewa apartemen studio di LA. Namun di Bali, ia hanya mengeluarkan Rp5,6 juta untuk menyewa rumah pohon yang indah.

Singkat cerita, setelah tinggal di Bali, Kristen berhasil menjalankan bisnis design grafisnya dan berkembang pesat menjadi seorang pengusaha. Ia pun menyebut Bali adalah tempat yang tepat dan mampu memberikan energi dalam hidupnya.

Pada Maret 2019, ketika pandemi virus corona Covid-19 menyerang Tanah Air, rencana tinggal di Bali selama 6 bulan pun berubah. Kristen dan kekasihnya memutuskan untuk tinggal di Bali dan menunggu pandemi. Sejak saat itulah Kristen tinggal dan menetap di Bali.

Pada cuitan selanjutnya Kristen pun menjelaskan mengenai keuntungan yang diperoleh jika pindah menuju Bali. Beberapa diantaranya adalah keamanan, biaya hidup yang rendah, kehidupan mewah, ramah LGBT, dan terdapat komunitas kulit hitam di Bali.

Kehidupan di Bali telah membawa kenikmatan tersendiri bagi Kristen. Lewat cuitannya, ia pun mengajak masyarakat lain untuk melihat perjalanannya hidupnya di Bali. Ia membagikan ceritanya di melalui e-book, baliebook.com yang berisi petunjuk bagaimana mereka bisa tinggal dan menetap di Pulau Dewata.

Menariknya dalam buku tersebut Kristen juga memberikan direct link kepada agen visa dan tips untuk masuk ke Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Alhasil unggahan Kristen ini menjadi viral dan mendapatkan sorotan dari para netizen. Banyak yang mempertanyakan apakah Kristen membayar pajak saat berada di Bali. Bahkan ada pula netizen yang mengomentari agen visa dan tips mengenai cara masuk ke Indonesia selama masa pandemi.

“Tolong pak. Kelakuan warga negara kekuatan besar di negara kekuatan menengah ini sudah keterlaluan,” tulis akun @T*le*k*p*D.

“Mana nih ninuninunya ditjenpajak? kalau ke lokal aja ya responnya cepet banget kek kemalingan ya,” tulis @f*k*r*i*i*.

“Pajaknya jalan gak ya? Hebat banget setahun di Bali gak bayar pajak, mentang2 biaya hidupnya murah. How bout her visa? Lucu banget deh, jadi keenakan lama2 ya,” tulis @o*b*u*r*.

“Aku udah baca btw, ending2nya promosi ebooknya dia,” tulis @S*l*y*e*l*c*t.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini