Ogah Pulang, Keluarga Ini Tinggal Lebih dari 6 Tahun di Kamar Rumah Sakit

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 612 2346476 ogah-pulang-keluarga-ini-tinggal-lebih-dari-6-tahun-di-kamar-rumah-sakit-sFDkYi8vMe.jpg Rumah sakit (Foto: oddity)

Seorang pria asal China dan orangtuanya akhirnya sepakat untuk pindah dari salah satu rumah sakit di Beijing setelah tinggal selama enam tahun lamanya. Hal tersebut mereka lakukan karena adanya perselisihan keuangan dengan lembaga medis tersebut.

Seperti diketahui, pada dasarnya tidak ada orang yang suka untuk menghabiskan banyak waktu berada di rumah sakit. Sebagian besar pasien biasanya tidak sabar untuk kembali ke rumah, tapi hal tersebut tampaknya tidak terjadi dalam kasus keluarga ini.

Tian dan keluarga akhirnya pulang 

Pada 2014 seorang pria bermarga Tian dirawat di rumah sakit ternama di Beijing karena gejala mual dan muntah serta kemampuan jalan yang tidak stabil. Berdasarkan prosedur medis, seharusnya ia dirawat beberapa hari, namun mereka justru mengalami perselisihan mengenai tagihan medisnya.

Alhasil ia memutuskan untuk tinggal di rumah sakit selama enam tahun lamanya bersama orangtuanya. Sebagaimana dilansir Oddity Central, Senin (18/1/2021), kisah aneh ini akhirnya berakhir pada minggu lalu ketika penghuni rumah sakit ini setuju untuk pindah.

Pada tahun 2014, Tian muncul di rumah sakit dengan keluhan mual dan muntah selama dua bulan, dan kaki gemetar selama sembilan hari. Orangtuanya menemaninya dan tinggal bersamanya selama dia menerima perawatan untuk masalah kesehatannya.

Tetapi ketika tiba waktunya bagi Tian untuk dipulangkan, ia mengetahui bahwa harus membayar biaya rawat inapnya. Alhasil ia menuduh rumah sakit memberinya perawatan yang tidak tepat, sejak saat itu menolak untuk pergi.

Tian dan orangtuanya lalu mengubah kamar rumah sakit menjadi rumah mereka sendiri. Mereka membawa panci dan wajan dan mengisi tempat itu dengan bahan makanan dan barang-barang pribadi lainnya.

Meskipun rumah sakit berupaya untuk membuat mereka pergi, namun ketiganya tetap tinggal, bahkan menghabiskan Tahun Baru Imlek, serta liburan yang secara tradisional dengan berkumpul dengan keluarga. Semuanya dilakukan di kamar rumah sakit.

Rumah sakit membawa masalah Tian ke pengadilan pada beberapa kesempatan. Pada 2019, rumah sakit bahkan membebaskan tuntutan biaya medis sekira Rp2,7 miliar hanya untuk membuat mereka pergi. Mereka memberikan alasan bahwa rumah sakit telah menggunakan sumber daya yang dapat digunakan untuk merawat pasien yang sebenarnya.

Namun, tahun lalu Tian membalas pihak rumah sakit dengan tuduhan kelalaian medis dan kisah itu terus berlanjut. Minggu lalu, Hakim Luo Shengli dari Pengadilan Rakyat Distrik Xicheng Beijing memutuskan bahwa Tian dan orangtuanya akhirnya harus meninggalkan kamar rumah sakit.

Tapi keluarga itu juga berhak atas kompensasi dari rumah sakit. Keluarga itu akhirnya menerima sekira Rp1 miliar dan setuju untuk pindah dari kamar rumah sakit. Keluarga tersebut pun dibawa pulang menggunakan ambulans rumah sakit.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini