Kurang Makan Buah dan Sayuran, Tubuh Bisa Alami 6 Efek Buruk Ini

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2021 23:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 481 2347344 kurang-makan-buah-dan-sayuran-tubuh-bisa-alami-6-efek-buruk-ini-BxGDz2u7F0.jpg Ilustrasi buah dan sayuran. (Foto: Good Housekeeping)

BANYAK orang yang tidak menyukai buah dan sayuran, padahal sangat dibutuhkan oleh tubuh. Nutrisi dalam tubuh ditentukan pola makan dan asupan yang dimakan. Konsumsi buah dan sayuran dapat menambah nutrisi dan vitamin dalam tubuh.

Mengonsumsi buah dan sayuran dapat melancarkan sistem pencernaan, memperkuat kekebalan tubuh, dan meningkatkan fungsi organ. Keduanya merupakan sumber kalium, serat, serta vitamin.

Baca juga: Jangan Dikupas, Kulit Buah dan Sayuran Ini Ternyata Bernutrisi 

Tapi bagi Anda yang tidak menyukai buah dan sayuran, pernahkah terpikirkan apa dampak yang akan terjadi jika tubuh tidak cukup mengonsumsinya?

Seperti dirangkum dari The Healthy, Selasa (19/1/2021), berikut hal-hal yang akan terjadi jika Anda kurang makan buah dan sayuran.

Sayuran. (Foto: Healththoroughfare)

1. Kekurangan vitamin dan mineral

Menurut sebuah penelitian di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hanya 1 dari 10 orang dewasa yang setiap hari mengonsumsi buah dan sayuran yang direkomendasikan Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Menurut Laura Moore RD, ahli pangan di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas, jika tubuh tidak mendapatkan cukup buah dan sayuran maka akan kekurangan nutrisi. Meskipun banyak vitamin dan mineral dari makanan lain, buah dan sayuran mengandung nutrisi itu lebih tinggi dan banyak antioksidan.

2. Masalah pencernaan

Kekurangan buah dan sayur membuat Anda rentan terhadap penyakit pencernaan seperti sembelit, wasir, dan diverticulosis. "Buah dan sayuran mengandung selulosa yang meningkatkan berat feses, memudahkan pengeluaran, dan mengurangi waktu transit," jelas Moore.

Selain itu, lanjut dia, keduanya mengandung serat yang membantu meringankan dan mencegah sembelit, menstimulasi otot saluran pencernaan, dan mengurangi tekanan pada usus bagian bawah yang memperkecil kemungkinan pembuluh darak rektal membekak yang menyebabkan wasir.

Sebuah studi dari Harvard Medical School menunjukkan kandungan tinggi serat ada dalam buah-buahan dan sayuran yang dapat mengurangi risiko divertikulitis.

Baca juga: Tips Ampuh Jaga Kesegaran Buah dan Sayuran untuk Waktu Lama 

3. Risiko terkena kanker

Menurut American Institute for Cancer Research (AICR), tidak ada makanan yang dapat melindungi dari kanker, tetapi pola makan yang dipenuhi makanan nabati dapat membantu menurunkan risikonya.

"Antioksidan seperti vitamin E, vitamin C, dan karotenoid dapat mengurangi risiko kanker dengan melindungi sel sehat dari radikal bebas," kata Moore.

"Karotenoid merupakan pigmen termasuk beta-karoten yang ditemukan dalam bayam, sayuran berdaun gelap lainnya, buah jeruk tua, ubi jalar, labu, dan wortel. Semuanya dapat melindungi dari kerusakan sel dan risiko kanker yang lebih rendah," lanjutnya.

4. Menambah berat badan

Jika tidak mengonsumsi buah dan sayuran, kemungkinan Anda mengonsumsi makanan berkalori tinggi dan berlemak tinggi. Para peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health menemukan makin banyak mengonsumsi buah dan sayuran dapat menurunkan berat badan, kecuali sayuran seperti kentang, kacang polong, dan jagung.

5. Tekanan darah meningkat

Mengonsumsi makanan tinggi natrium tanpa mendapatkan cukup buah dan sayuran akan meningkatkan tekanan darah.

"Mengonsumsi tinggi buah dan sayuran yang kaya nutrisi seperti kalium, kalsium, magnesium, dan rendah sodium dapat membantu mengurangi sodium dalam makanan Anda sehingga menurunkan tekanan darah," pungkas Moore.

Baca juga: Buah dan Sayuran Hijau Beri Banyak Manfaat Kesehatan, Ini 5 di Antaranya 

Buah-buahan. (Foto: Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini