Share

Begini Tanda Gestur Tubuh saat Seseorang Berbohong

Pradita Ananda, Okezone · Selasa 19 Januari 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 612 2346962 begini-tanda-gestur-tubuh-saat-seseorang-berbohong-xNOBVTDVMY.jpg Berbohong (Foto: Inc Magazine)

Apakah Anda termasuk orang yang gampang dibohongi oleh orang lain? Jika iya, mungkin Anda perlu memperhatikan tanda, tepatnya gestur tubuh yang bisa dilihat jika seseorang berkata bohong kepada Anda.

Tanda gestur tubuh seseorang tengah berbohong pada lawan bicaranya ini, diperoleh dari hasil satu studi baru. Dikutip Ny Post, Selasa (19/1/2021) dalam hasil studi berjudul ‘a liar and a copycat’ yang dipublikasikan di jurnal Royal Society’s Open Science tersebut, para peneliti mengidentifikasi tanda yang dilakukan seseorang saat melakukan kebohongan pada orang lain, ialah dengan meniru bahasa tubuh orang yang mereka bohongi.

 bohong

Dikatakan oleh Sophie Van Der Zee, peneliti di Erasmus University Rotterdam, Belanda yang terlibat dalam studi ini, menariknya gestur tubuh tersebut kerap tidak sadar dilakukan oleh sang pembohong itu sendiri.

‘Pembohong sering dengan sengaja mengubah perilaku mereka menjadi cara yang mereka anggap sebagai perilaku orang yang berkata jujur. Tapi perilaku peniru khusus ini adalah sesuatu yang bahkan tidak akan mereka coba manipulasi, karena mereka tidak menyadari bahwa mereka melakukannya. Ini bisa jadi isyarat yang menarik untuk mendeteksi kebohongan,” kata Sophie Van Der Zee.

Penelitian ini sendiri, digelar dengan melibatkan para mahasiswa dan mahasiswi yang diminta untuk menyelesaikan puzzle hanya dalam waktu 5 menit. Padahal, kenyataannya puzzle tersebut dirancang dengan level kesulitan cukup tinggi sehingga butuh waktu lebih dari 5 menit untuk menyelesaikannya.

Peneliti kemudian sengaja memperbolehkan para peserta untuk curang, dengan secara ‘tidak sengaja’ memberikan petunjuk untuk memecahkan teka-teki.

Lalu berpura-pura meminta para peserta untuk tidak memberi tahu pengawas tengang clue tersebut, dan mempersilahkan peserta bebas menggunakan petunjuk tersebut.

Dengan trik ini, para peserta studi tidak menyadari bahwa bukan kemampuan memecahkan teka-teki yang ingin dipantau oleh peneliti. Tetapi bagaimana mereka mendiskusikan tugas tersebut. Jika mereka mengindahkan permintaan peneliti, peserta akan dipaksa untuk berbohong tentang bagaimana berhasil memecahkan teka-teki yang sulit dengan menggunakan petunjuk.

Dari sini, para peneliti menemukan bahwa orang yang berbohong cenderung mencerminkan bahasa tubuh orang yang mereka ajak bicara tentang teka-teki itu, sedangkan peserta yang jujur bergerak secara berbeda dari orang yang sedang mereka ajak bicara.

Para peneliti menyimpulkan bahwa temuan penelitian ini bersifat terbatas, karena sensor gerak tidak dapat menentukan siapa yang meniru siapa, yang berarti kebalikannya juga mungkin saja terjadi, bahwa orang yang jujur mungkin justru yang meniru sang pembohong.

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini