Tiba di Washington DC, Jill Biden Pakai Busana Desainer Tak Terkenal

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 20 Januari 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 194 2347539 tiba-di-washington-dc-jill-biden-pakai-busana-desainer-tak-terkenal-xZ3Hiwpgli.jpg Penampilan Jill Biden saat tiba di Washington DC (Foto : Twitter/@theladysmaid)

Jill Biden menjadi sorotan dunia. Sebentar lagi dirinya resmi menjadi ibu negara Amerika Serikat atau populer disebut First Lady AS

Tampilan pertamanya di ibu kota AS sehari sebelum pelantikan Presiden AS, Joe Biden, tak terpikirkan oleh siapapun. Ya, Jill Biden tidak mengenakan pakaian keluaran desainer besar dunia, tetapi dia memilih koleksi buatan desainer muda berbasis di New York, Jonathan Cohen.

Jelang Pelantikan Presiden AS

Laporan Yahoo Life menjelaskan bahwa keputusan Jill Biden itu sejalan dengan niatnya mendukung bakat desainer muda dan itu yang akan dia lakukan selama menjadi ibu negara. Ia pun juga dikabarkan akan mendukung gerakan 'sustainability fashion'.

Jill Biden

Secara detail, Jill Biden mengenakan mantel ungu yang sangat anggun dengan tambahan pita beludru di sisi kirinya yang manis sekali. Kemudian, dia juga terlihat mengenakan sarung tangan ungu untuk mengimbangi outfitnya. Masker tak lupa dia pakai.

Baca Juga : Intip Gaya Jennifer Lopez Bersiap Hadiri Pelantikan Presiden AS Joe Biden

Terkait dengan mantel yang digunakan Jill Biden, itu merupakan koleksi musim gugur Jonathan Cohel 2021. Nah, masker yang dikenakan Jill Biden berasal dari koleksi 'The Studio'. Masker tersebut dibuat dari kain daur ulang dari koleksi sebelumnya.

Siapa Jonathan Cohen?

Mantel Jill Biden

Desainer muda tersebut dikabarkan besar di La Jolla, California, dan mulai meluncurkan koleksi fashion pada 2011. Isu 'sustainability fashion' menjadi konsep utama dari desainer yang satu ini, terlebih kehadirannya di dunia mode berbarengan dengan kemunculan tren keberlanjutan tersebut.

Bukti dirinya serius dalam 'sustainability fashion' diperlihatkan dengan koleksi 2019-nya yang disebut 'The Studio'. Di koleksi tersebut, dia memanfaatkan bahan sisa sebagai inti koleksinya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini