Di Israel, Ibu Hamil Wajib Dapat Vaksin Covid-19 Pertama

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 481 2347949 di-israel-ibu-hamil-wajib-dapat-vaksin-covid-19-pertama-S3E5ksjZ6z.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

KEMENTERIAN Kesehatan Israel mewajibkan ibu hamil divaksin Covid-19. Alasannya, karena ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 kebanyakan mengalami keparahan kondisi, karena itu vaksinasi diharuskan untuk menekan risiko tersebut.

Sikap pemerintah Israel itu pun berlandaskan pada pernyataan yang dikeluarkan Asosiasi Kebidanan dan Ginekologi Israel bersama dengan dokter dari Dewan Nasional Ginekologi dan Genetika dan Masyarakat Israel untuk Pengobatan Ibu dan Janin.

"Virus dapat menyebabkan bahaya besar pada kehamilan, bahkan mengakibatkan kelahiran prematur," tulis asosiasi tersebut seperti dilansir dari foxnews.

Di Amerika Serikat, keluarnya Emergency Use Authorization (EUA) pada dua vaksin Covid-19, Pfizer-BioNTech dan Moderna, belum menyertakan ibu hamil atau menyusui sebagai kelompok prioritas penerima vaksin.

Namun, setelah itu beberapa kelompok medis menjelaskan bahwa pemberian vaksin pada kelompok tersebut jauh lebih besar manfaatnya dibandingkan risiko yang bisa timbul. "Kami harus lebih takut pada virus SARS-CoV2 daripada vaksin baru yang kami miliki untuk mencegah Covid-19," kata Dr Marc Siegel, analis medis Fox News.

"Saya ingin melihat data keamanan dan kemanjuran lebih lanjut, tetapi sementara itu, kami telah melihat banyak data tentang kerusakan yang dapat dilakukan Covid-19 terhadap wanita hamil dan janin," tambahnya.

Siegel pun memuji teknologi mRNA yang dipakai dua perusahaan farmasi dalam membuat vaksin. "Tidak ada alasan untuk percaya kalau vaksin yang dikembangkan dengan mRNA itu menyebabkan kerusakan pada tubuh," terangnya.

Dr Gili Regev-Yochay, kepala unit Epidemiologi Penyakit Menular Pusat Medis Sheba di Israel, mendorong para ibu hamil untuk mendapatkan vaksinasi di negara yang ICU-nya sudah semakin penuh.

"Kepada semua ibu hamil yang ragu divaksin Covid-19, saya pribadi sangat merekomendasikannya. Saya pikir terinfeksi Covid-19 saat hamil itu jauh lebih buruk daripada mendapatkan vaksin yang tampaknya tidak membahayakan," terang dr Gili.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini